Kurikulum tahun 2013 Efektif Bagi Pendidikan Papua
Jayapura - Kurikulum tahun ini memberikan beban yang cukup ringan terhadap sekolah dalam melakukan proses belajar mengajar. Keberhasilan kurikulum tahun 2013 ini juga ditentukan oleh ketersedian guru. Karena guru sendiri yang menjadi manager pelaksanaan kurikulum ini. De
Bagikan
Jayapura - Kurikulum tahun ini memberikan beban yang cukup ringan terhadap sekolah dalam melakukan proses belajar mengajar. Keberhasilan kurikulum tahun 2013 ini juga ditentukan oleh ketersedian guru. Karena guru sendiri yang menjadi manager pelaksanaan kurikulum ini.
Dengan demikian, dalam mengelolah keberhasilan pendidikan harus dimulai dari guru yang baik serta didukung saran dan prasana yang baik pula. Ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Papua James Modouw kepada wartawan usai peringatan hari Pendidikan Nasional di Sasana Krida kantor Gubernur Papua, Jumat (3/5).Menurunya, Kurikulun tahun 2013 sesuai dengan tuntutan masa kini, yang akan segera sesuaikan dengan perkembangan dunia global. Namun, yang perlu diketahui kurikulum 2013 bukan kurikulum baru, dalam sebuah kurikulum perlu dilakukan sebuah adaptasi.Dimana kurikulum tahun ini sebenarnya telah dikeluarkan pada tahun 2004 yang mengalami perbaikan contohnya pada tahun 2006 kurikulum tersebut dibuat dalam bentuk Kurikulum Tingat Satuan Pendidikan (KTSP), artinya dalam bentuk desentralisasi pemerintah memberikan kewenangan kepada sekolah untuk dapar menyusun kebijakan mutu pendidikannya sendidi. Pada kurikulum 2013 sebelumnya seluruh kewenangan diberikan kepada sekolah, namun mereka tidak dapat melaksanakan dengan baik mengakibatkan proses belajar mengajar tidak dapat berjalan dengan baik.“Pada prinsipnya kurikulum tahun 2013 bukan merupakan kurikulum baru. Tetapi merupakan kurikulum yang disempurnakan dari tahun 2004, selanjutnya pada tahun 2006 dikeluarkan kurikulum berbasis kompetensi, kemudian tahun ini mengalami perubahan yang disebut kurikulum 2013,’’ Ujarnya.Sementara itu untuk program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua di bidang pendidikan, kepala dinas dinas Pendidikan James Modouw telah menyiapkan 15 agenda yang akan diselesaikan dalam 15 hari kerja antara lain masterpland pendidikan, akan dimunculkan pendidikan khusus Papua atau pendidikan afermasi di Papua, lomba keterampilan siswa, peresmian sekolah keberbakata serta penyusunan masterpland olahraga untuk pendidikan dan bersama-sama dengan KONI Papua mendukung olahraga industry di Papua yang akan disiapkan dalam rencana induk dan diterbitkan melalui Peraturan Daerah. (bams)
Bagikan artikel ini



