NABIRE - Kunjungan Kerja (Kunker) Kepala BKKBN RI di Kampung Wiraska Distrik Yaro, Nabire Papua Tengah (PT), pada Kamis (05/04/2024) dalam rangka optimalisasi pelayanan KB di Provinsi Papua Tengah dan disambut dengan tarian Adat Suku Dani.


Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala BKKBN RI Dr. (H.C.) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG (K), Inspektur Papua Tengah, Samuel Rihi, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua, Drs. Nerius Auparal, M.Si, Forkopimda dan undangan lainnya.


Dalam sambutan Pj Gubernur Ribka Haluk, S.Sos,.MM menyampaikan selamat datang kepada kepala BKKBN RI beserta rombongan dan terima kasih telah melakukan kunjungan di Provinsi Papua Tengah, khususnya Kabupaten Nabire.


"Sebagai informasi, Nabire ini Ibukota Provinsi Papua Tengah memiliki 8 wilayah kabupaten, tujuh kabupaten berada di daerah pegunungan, 2 kabupaten berada di pesisir. Jadi uniknya Papua Tengah, dia terbentang dari utara ke selatan. Kami punya partai di utara, kami mempunyai pantai di selatan, selainnya gunung," kata Samuel.


Secara geografis maka di dalam mengambil suatu kebijakan dan ini mungkin satu-satunya di republik yang mempunyai bentangan antara utara-selatan dan ini sudah secara spesifik di dalam mengambil suatu kegiatan mulai dari kementerian dan KL, khususnya dikurang dari DKS pasti harus melihat mengambil satu di kreasi sesuai dengan kondisi wilayah tersebut.


"Jangan sampai kita menurunkan suatu program yang memang dengan dasarnya aturan, tetapi spesifikasinya selatan dan utara, kalau bagian selatan enggak dekat dengan barat kalau bagian utara yang memutar follow Papua, kalau misalnya lewat laut, jadi ini nanti tentunya menjadi suatu modal apa untuk melekatkan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan program BKKBN yang merupakan daerah otonomi baru yang dimekarkan pada tahun 2022 dan mencakup 8 kabupaten," katanya.


Program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana juga dalam pelaksanaan program percepatan sebagai informasi, pejabat gubernur telah membuat Satgas dan ada empat Satgas yang dibentuk. Sementara sekarang berjalan, yang mudah-mudahan dengan ini sesuai dengan tema sekarang integrasi ke sinkronisasi dan apakah intensifikasi dan program.


Di Papua Tengah dalam pelaksanaan program pengendalian penduduk dari keluarga berencana, tantangan terkait tingginya kebutuhan BKB tidak terpenuhi, yaitu sebesar 48,8 persen sebagai pendataan keluarga tahun 2023 yang merupakan isu strategis yang perlu diselesaikan daerah.


"Berbagai upaya akan terus kami lakukan untuk merespon kondisi tersebut, salah satunya dengan meningkatkan akses pelayanan keluarga berencana, sehingga masyarakat dapat mudah menjangkau pelayanan KB," menurut Pj gubernur.


Kunjungan Kepala BKKBN RI ke Provinsi Papua Tengah di Kabupaten Nabire pada 3 sampai 5 April 2024. Dalam kunjungan kerja tersebut, Kepala BKKBN RI akan melaksanakan rangkaian kegiatan di Kampung Keluarga Berkualitas (KB), tepatnya di Balai Penyuluh KB Kampung Wiraska Distrik Wanggar/Yaro.(rob)