Kunker Bupati, Disalurkan Dana Insentif dan Bantuan Perabot
NABIRE - Dalam rangka Kunjungan Kerja (Kurker) di 2 distrik, yakni Distrik Yaur dan Teluk Umar, Bupati Nabire beserta rombongan menyalurkan bantuan dana bersumber dana Operasional berupa dana insentif pelayan dan hamba Tuhan serta alat perabot lainnya, yang diterima langsun
Bagikan
NABIRE - Dalam rangka Kunjungan Kerja (Kurker) di 2 distrik, yakni Distrik Yaur dan Teluk Umar, Bupati Nabire beserta rombongan menyalurkan bantuan dana bersumber dana Operasional berupa dana insentif pelayan dan hamba Tuhan serta alat perabot lainnya, yang diterima langsung oleh masyarakat di 2 distrik tersebut.
Ada sekitar 20 gereja yang ada di 2 distrik tersebut, dari 8 kampung, Sabtu ( 18 /4 ) kemarin menerima bantuan dana operasional bagi pelayan hamba Tuhan bantuan alat perabot lainya bagi gembala, hamba Tuhan ataupun pendeta. Dengan rata-rata setiap bulan mereka menerima sekitar 300 ribu rupiah dan dibantu alat perabot kebutuhan masyarakat mencari nafkah sehari-hari. Selain dana insentif, bupati juga menyerahkan bantuan dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nabire berupa mesin pengola bahan makanan, seperti singkong dan keladi yang bisa diolah menjadi tepung bagi tiga kelompok mama-mama, sekaligus bantuan dana 5 juta modal usaha kelompok binaan ketrampilan manajemen kampung.Ada pula bantuan dari Dinas Perikanan dan Kelautan Nabire yakni bantuan dana tambahan Otsus sebanyak 5 unit motor tempel 15 PK, masing-masing 5 kampung di kedua distik dan bantuan dana peningkatan produksi kampung yang ada di pesisir dengan program pengembangan bagan.Ada beberapa hal yang terkemuka dalam tanya jawab dalam kunjungan bupati tersebut, dan selanjutnya sempat dititipkan Bupati Isaias kepada dinas terkait untuk kemudian ditindak lanjuti nantinya. Pada kesempatan itu, bupati dalam arahannya menyinggung masalah Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan pembangunan kampong yang mulai dari keluarga, RT/RW, kelurahan, kampong sampai ke distrik. Sehingga kata bupati, kita menjaga wajib menjaga dan membangun daerah bersama, bukan hanya sepihak saja. Seperti penyerahan bantuan sebelumnya, kata Bupati Isaias, penyerahan bantuan yang diberikan saat ini secara langsung itu, merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah, sesuai dengan janji dirinya dan merupakan visi dan misi Pemkab Nabire ‘Membara Kasih Kediri Masyarakat’.“Bantuan yang telah diterima, jangan digunakan diluar dari kegiatan dimaksud. Sedangkan untuk insentif gembala gereja yang sebelumnya hanya sekitar 1.300.000, tahun ini dinaikan menjadi 2 juta. Kenaikan insentif untuk gembala, hamba Tuhan, pewarta ataupun pendeta ini, sudah 3 kali naik,” terang bupati.Selain itu ditambahkan bupati, PU ingat dan catat masalah trasportasi jalan yang belum dikerjakan untuk diselesaikan tahun anggaran 2015, dikerjakan dengan jalan aspal dan agar masyarakat tidak mengeluarkan kebutuhan trasportasi darat, maka kiranya dibantu kendaraan, mobil Damri 1 buah untuk kelancaran trasportasi bagi kedua distrik.Selanjutnya tentang telekomunikasi, bupati berjanji untuk tetap akan koordinasi dengan pihak terkait sampai sebelum masa jabatannya berakhir. “Terkait ini, pemerintah akan berupaya karena ini janji sebelumnya, maka diharapkan masyarakat bersabar,” tegas bupati seraya menambahkan, masyarakat perlu mengetahui dan menyimak terkait uang 100 juta ini agar digunakan dengan baik dan laporan pertanggung jawaban jelas. Karena ini uang negara, bukan uang pribadi Isaias.Apalagi di tahun 2015, Presiden Jokowi menurunkan dana tiap kampung 1 milyar. Untuk itu, imbuhnya, kepala-kepala kampung harus belajar mulai dari sekarang untuk masalah laporan pertanggung jawaban, agar kedepan tidak ada hambatan lagi dan harap bupati generasi muda kembali membangun kampung masing-masing membekap dan mendamping masyarakat. (modes)
Bagikan artikel ini



