NABIRE - Hari kedua Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang S.H., M.M., melaksanakan kunjungan kerja ke Korem 173/PVB yang berada di Malompo Kelurahan Nabarua, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (09/07/2026).

Kunjungan kerja tersebut tujuannya sama untuk mengecek perkembangan kondisi satuan Korem 173/PVB, sekaligus memberikan motivasi dan pengarahan kepada seluruh prajurit dalam menjalankan tugas di naungan Kodam VII/Cenderawasih serta melakukan penanaman pohon di halaman Korem 173/PVB.

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh Danrem bersama ibu, Kasrem bersama ibu serta para pejabat Korem 173/PVB bersama ibu, Dandim 1705/Nabire bersama ibu, Dandim 1703/Deiyai bersama ibu, Dandim 1710/Timika, Dandim 1717/Puncak, Dandim 1718/Intan Jaya bersama ibu, Dandim 1714/Puncak Jaya, Danyonif 753/AVT, Danyonif TP 804/DBAY, Dandenpom XVII/1 Nabire, Dandenpal XVII/2 Nabire, Dandenzibang XVII/2 Nabire, Kaajenrem 173/PVB, Danden bekang Nabire, Dandenzipur 12/OHH Nabire, Wadanyonif 753/AVT, Wadan Denkesyah 17.04.02 Nabire, para Perwira Staf Jajaran Korem 173/PVB, para Pengurus dan Anggota Persit KCK Koorcab Rem 173/PVB.

Pada kunjungan kerja kali ini, Pangdam XVII/Cenderawasih melaksanakan rapat dan menerima paparan singkat mengenai kondisi satuan Korem 173/PVB di ruang rapat Makorem serta berkeliling meninjau satuan. 

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit, Pangdam XVII/Cenderawasih menyampaikan apresiasi atas semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh prajurit di wilayah Korem 173/PVB dalam membangun serta mengembangkan satuan.

Dalam arahan yang disampaikan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang mengatakan merasa senang dapat kembali hadir di wilayah Korem 173/PVB bersama istri serta para pejabat Kodam XVII/Cenderawasih. 

“Saya sudah beberapa kali berkunjung ke sini, namun baru kali ini memiliki kesempatan untuk bertatap muka secara langsung dengan seluruh prajurit, PNS dan keluarga besar Persit di wilayah Korem 173/PVB,” ujarnya.

Pangdam menyampaikan pentingnya rasa syukur. Kesehatan merupakan nikmat yang sangat luar biasa. “Kita harus bersyukur karena masih dapat menjalankan aktivitas dengan baik, sementara masih ada rekan-rekan dan keluarga besar kita yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Oleh karena itu, jangan pernah menganggap kesehatan sebagai sesuatu yang biasa. Kita juga patut bersyukur karena apa yang kita cita-citakan sebagian besar telah tercapai,” harapnya. 

Menjadi prajurit TNI bukanlah sesuatu yang mudah. Semua harus melalui proses seleksi yang ketat. Dari sekian banyak peserta seleksi, hanya sebagian yang dinyatakan lulus. Artinya, saudara-saudara yang hadir di ruangan ini adalah orang-orang yang berhasil mewujudkan cita-citanya menjadi prajurit TNI. Demikian pula ibu-ibu Persit. Menjadi bagian dari keluarga besar TNI juga merupakan sebuah pilihan yang dijalani dengan kesadaran dan tanggung jawab. 

“Syukurilah kehidupan yang telah diberikan. Jangan terus melihat ke atas sehingga merasa kurang, tetapi lihatlah ke bawah. Masih banyak masyarakat yang berjuang untuk memperoleh pekerjaan, termasuk menjadi prajurit TNI. Banyak yang mengikuti seleksi berkali-kali namun belum berhasil,” ujar Pangdam.

Pangdam juga berpesan setiap prajurit, apa pun pangkat dan jabatannya, memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama pentingnya. Organisasi TNI dibentuk berdasarkan jenjang kepangkatan, mulai dari tamtama, bintara, hingga perwira. Namun keberhasilan organisasi tidak pernah ditentukan oleh satu orang saja.

Lanjutnya, keberhasilan diperoleh melalui kerja sama antara komandan, staf dan seluruh anggota. Tidak ada satu tugas pun yang dapat diselesaikan sendiri. Oleh karena itu, setiap prajurit harus bangga terhadap jabatan dan tugas yang diemban, sekecil apa pun perannya.

“Teruslah berinovasi dan bekerja dengan tulus serta ikhlas, karena apa yang kalian lakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi satuan, masyarakat dan bangsa. Jaga kehormatan satuan dan nama baik Kodam XVII/Cenderawasih dengan prestasi dan karya nyata,” tandas Pangdam. (luk)