Kronologi Banjir di Wilayah Nabire, BMKG Beri Penjelasan

NABIRE - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Nabire, merilis data perihal ‘Banjir’ yang terjadi di SPA Wanggar sampai dengan SPB wilayah Distrik Nabire Barat, dan sekitarnya pada Rabu, (8//10/2025).
Di mana telah terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat sekitar pukul 19.00 – 23.00 WIT, yang menyebabkan banjir di beberapa lokasi di Nabire.

Berdasarkan data yang diperoleh, BMKG Nabire menjelaskan curah hujan yang didapatkan dari alat penakar hujan otomatis atau Automatic Weather System (AWS) atau Automatic Rain Gauge (ARG) di Stasiun Meteorologi Nabire per tanggal (8/10/2025) menunjukkan hujan terukur 28.0 mm/hari dan pengukuran alat penakar hujan di Stasiun Geofisika Nabire sebesar 27.5 mm/hari yang dikategorikan hujan sedang hingga lebat.
Kejadian banjir karena dipicu hujan sangat lebat di wilayah Nabire, Rabu lalu per 8 Oktober 2025 terjadi hujan pada sore hingga malam hari di wilayah Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Hal ini telah diinformasikan melalui peringatan dini harian dan peringatan dini tiga harian di Wwilayah Kabupaten Nabire.
"Kejadian tersebut dipengaruhi oleh suhu muka laut yang cukup hangat di perairan Teluk Cendrawasih, aktifnya gelombang equator serta adanya pengaruh konvergensi di wilayah Kabupaten Nabire. Dengan kondisi kelembapan yang basah serta udara atas yang labil turut mendukung potensi
terjadinya hujan di wilayah yang terdampak," Data BMKG dalam keterangannya, Kamis (9/10/2025).

Berdasarkan parameter-parameter indeks dari pemodelan cuaca yang digunakan Stasiun Meteorologi Nabire, terdapat potensi cuaca hujan lebat hingga tiga hari ke depan di wilayah Kabupaten Nabire.
Untuk itu, pihak BMKG mengimbau untuk tetap perlu tanggap terhadap informasi peringatan dini yang dikeluarkan oleh instansi terkait serta waspada terhadap dampak yang akan ditimbulkan.(edi)
Bagikan artikel ini



