NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Tengah (PPT) berharap jangan menyebarkan Hoax dalam Pilkada 2024, apalagi Papua Tengah ini masuk dalam daftar Tempat Pungutan Suara (TPS) rawan, dan kita jaga supaya jangan ada korban jiwa, hoax itu sangat mengerikan karena bisa membakar hutan yang besar, jika ada informasi yang salah.


Dikatakan Ketua KPU PPT, Jennifer Darling Tabuni, saat bertandang ke Podcast Papuapos TV, Senin (26/08/2024) berharap jangan sebarkan hoax dalam Pilkada 2024, apalagi Papua Tengah ini masuk dalam daftar TPS rawan dan kita jaga supaya jangan ada korban jiwa, karena nyawanya kita tidak ada penggantinya.


Sayangi rakyat dengan jangan menyebarkan kebencian, jangan menyebarkan hoax dan kita jaga pesta demokrasi, pesta rakyat ini dengan prosesi agar berjalan dengan baik dan damai.


"Kami (KPU) juga memohon dukungan kepada seluruh masyarakat Papua Tengah, supaya KPU PPT bisa bekerja dengan hati yang sehat, dan pikiran yang sehat untuk pihak penyelenggara," katanya.


Tambahnya, hoax itu sangat mengerikan karena bisa membakar hutan yang besar, jika ada informasi yang salah, kemudian untuk teman-teman penyelenggara Pemilu diingatkan untuk baik-baik dan ini khusus KPU Provinsi, kabupaten, PPD, PPS, maupun KPPS yang akan dipilih nanti.


"Tolong kita bekerja sesuai dengan alur yang ada, bekerja dengan tugas dan pokok. Kita bukan petugas partai, kita bukan petugasnya tim sukses salah satu pasangan calon, jadi kerja sesuai dengan aturan," ujarnya.


Diakhir komentaranya, Ketua KPU PPT Jennifer Darling Tabuni meminta jaga karena miniaturnya Indonesia ada di Papua Tengah. "Jadi tolong dijaga baik, persatuan anak negeri yang ada di tempat ini, jangan korbankan rakyat, jangan korbankan dan biarkan anak-anak tumbuh tanpa ayah atau ibu gara-gara politik," tandasnya.(edi)