NABIRE - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tingkat kelurahan/kampung anggota Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), sekaligus memonitoring kegiatan guna menghadapi Pilkada Gubernur Papua 2018 tersebut se Distrik Nabire, Kabupaten Nabire. Bimtek tersebut digelar selama 2 hari dari tanggal 17 sampai dengan 18 Januari 2018 juga diselenggarakan oleh Panitia Pemungutan Suara di 15 distrik yang ada di Kabupaten Nabire hingga Sabtu, 20 Januari 2018 (hari ini). Ketua KPU Nabire, Nelius Agapa, ST kemarin berharap melalui bimbingan teknis yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut, Panitia Pemungutan Suara setiap kelurahan/kampung dapat mengumpulkan PPDP untuk mengembalikan pemilih masing-masing RT sesuai TPS-nya, sebelum tanggal 20 Januari 2018. Selain itu, diharapkan PPS bersama PPDP, melakukan pengecekan antar TPS di kelurahan/kampung, untuk memudahkan proses Gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) pada Pilkada 2018, karena KPU Nabire akan melaporkan hal tersebut ke KPU Provinsi dan KPU Pusat. “Saya berharap agar PPDP bisa bekerja sesuai arahan dan aturan KPU yaitu jika pemilih tidak memenuhi syarat maka datanya harus dicoret,” tegas Nelius. Nelius menambahkan, KPU akan melaunching Gerakan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) terkait Pilkada Serentak tahun 2018, tanggal 20 Januari dan memerintahkan setiap PPS untuk mengumpulkan PPDP di kelurahan/kampung masing-masing pada hari Sabtu ini.  Diluar dari itu, PPS juga diminta untuk melaporkan hasil Coklit oleh PPDP pada sabtu sore (20/01) pukul 17.00 WIT minimal 5 rumah yang di-Coklit, dengan harapan sebagai bahan atau tolak ukur dari pelaksanaan kegiatan dimaksud.(wan/ist)