DOGIYAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dogiyai menggelar sosialisasi tahapan pencalonan dan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) pada pemilihan bupati dan wakil bupati Dogiyai tahun 2017, Kamis (4/8) di Aula Pemda Dogiyai. Sosialisai dihadiri Asisten II Setda Dogiyai, Thobias F. Bunapa, anggota DPRD Komisi A, Elias Anou, Ketua Komisi B, Yanii Bobi, anggota Komisi  Abner Boma, Kapolsek Kamuu, Edoard Hetarua, Pimpinan Dalton Jurles, Koramil, Polsek Mapia, tokoh masyarakat, pemuda, agama dan kelima anggota Komisioner KPU, Matias Butu, Andreas Tibakoto, Orpa Tigi, Yohanes Pigai dan Moses Magai.Bupati Dogiyai yang diwakili Asisten II Setda Dogiyai, Thobias F. Bunapa, dalam sambutannya menyapaikan KPU sebagai lembaga independen harus menjalankan semua tahapan harus secara jujur dan profesional.Ia mencontohkan, kalau setiap pimpinan menjalankan tugas dengan baik dan sukses pasti semua rakyat akan senang. Begitupun, sama juga dengan KPU Dogiyai yang akan menyelanggarakan Pemilukada, semoga saja pada tanggal 15 Februari 2017 nanti bisa sukses.Maka dari itu, kata dia, yang pertama siapa yang jujur disitu ada Tuhan kalau siapa yang tidak jujur pasti disitu ada iblis, kedua–duanya tidak bisa ketemu. Kedua, pihaknya meminta juga kepada KPU diberi kesempatan kepada PPS. Sebab PPS adalah kelompok pemungutan suara di lapangan, mereka yang menentukan beberapa jam supaya menentukan pimpinan mereka sendiri.“Disini kalau di Papua, pencoblosan pemilihan calon masih diakui dengan sistem noken. Saya rasa keputusan itu tidak baik. Sebab, hak memilih masyarakat untuk pemimpin terbaik kedepan akan tidak ada. Lebah baik, diberikan kepada setiap orang untuk memilih pasangan idolanya, lebih biarkan saja pilih masing–masing dan coblos untuk menentukan pemimpin mereka,” katanya.Apabila, kata dia, kalau ditingkat PPS sudah kacau maka otomatis penyelenggara ditingkat atasnya akan kacau.“Harapan saya, mandat yang diberikan kepada penyelanggara bisa menjalankan secara jujur dan damai. Jangan mengejar uang tetapi usahakan Pilkada ini berjalan dengan aman dan jujur,” tuturnya.Ketua KPU Dogiyai, Matias Butu, dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mengapreasiasi sambutan yang disampaikan Bupati Dogiyai yang diwakili Asisten II, Thobias F. Bunapa. Itulah yang pihaknya mengharapkan Pilkada kali ini berjalan dengan tanpa pertumpah darah.Kata Ketua KPU, tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memahami proses tahapan pencalonan. Khususnya pengetahuan akan aplikasi sistem pencalonan yang dalam hal ini berbeda dengan pelaksaaan pilkada sebelumnya."Program kali ini semua proses berbasis IT, jadi pengurus partai politik atau perwakilan harus benar-benar memahami dengan jelas," ujarnya.Ia menambahkan, sebagai acuan pelaksanaan adalah PKPU Nomor 4 tahun 2016 tentang Tahapan Pilkada.Pelaksanaan sosialisasi ini juga, ujungnya Pilkada dari harus terlaksana dengan baik tanpa perbedaan, tidak alih mengalih suara. Sehingga nantinya bisa  terpilih pemimpin yang bisa menghapuskan perbedaan–perbedaan, pilah memilah antara Kamu, Mapia dan lainnya.“Harapan kami, benar–benar terpilih pemimpin yang fokus pada visi misinya. Sehingga lewat itu juga bisa menghapuskan perbedaan baik agama, suku, golongan dan lain–lain,“ katanya.Sosialisai kali ini, kata Ketua KPU, pihaknya mengundang semua pemangku kepentingan baik tokoh masyarakat, agama, adat, pengurus partai politik, tim sukses, anggota DPRD, dan pemerintah daerah.  Sebab, Pemilukada serentak kali ini terjadi perubahan amandemen atau Undang–undang pemilihan baik itu Bupati/walikota maupun Gubernur. Lanjut dia, dari UU/amanden baru saja disahkan PKPU  3 ini juga terjadi perubahan. Yang kedua Sistem Informasi Pencalonan (Silon), ini yang perlu dipahami. Peruban semua ini, kata dia, tujuannya menghilangkan berbagai dugaan pelanggaran, alih mengali suara dari kandidat suara ke lain. Sebab Silon ini adalah sistem online atau berbasis web yang bisa diketahui oleh semua pihak terkait.“Kami juga akan turun sosialisasikan ke setiap distrik paling dua distrik satu kali. Sehingga nantinya masyarakat benar–benar memahami aturan Pilkada serentak yang sedang berjalan ini,” jelasnya.Kapolsek Kamuu, Eduard Hutapea, dalam arahanya menghimbau menjaga nama baik dan stabilitas Kabupaten Dogiyai. Mari menjaga, mengawasi dan mengamankan berjalan sesuai dengan harapan bersama.“Jangan hanya karena uang, kepentingan lalu hal yang benar kita katakan benar lalu yang salah kita katakan benar. Ini yang harus disadari bersama,” katanya. (gus)