KPU Dogiyai Lantik 50 Anggota PPD
*Ketua KPU : Siap Jalankan Pilkada Secara Jujur, Adil dan Berintegritas DOGIYAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dogiyai resmi melantik dan mengambil sumpah/janji anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2017 di Aula Pemda
Bagikan
*Ketua KPU : Siap Jalankan Pilkada Secara Jujur, Adil dan Berintegritas
DOGIYAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dogiyai resmi melantik dan mengambil sumpah/janji anggota Panitia Pemilihan Distrik (PPD) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2017 di Aula Pemda, Rabu (20/7) kemarin.
Prosesi pelantikan/pengucapan sumpah/janji diawali dengan pembacaan Surat Keputusan penetapan PPD oleh KPU Dogiyai. Dilanjutkan dengan pengucapan sumpah/janji oleh anggota PPD dipandu langsung oleh Ketua KPU Dogiyai, Matias Butu, penyerahan SK Salinan secara simbolis kepada anggota PPD.
Ketua KPU Dogiyai, Matias Butu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam pembentukan PPK yang telah dilantik ini, pihaknya telah melakukan rangkaian tahapan-tahapan seleksi calon anggota PPK, yang berpedoman pada UU No. 1 Tahun 2015 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, sebagaimana diubah terakhir oleh UU No. 10 Tahun 2016, Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.
Penyelenggaraan pemilihan umum secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil dapat terwujud apabila dilaksanakan oleh penyelenggara pemilihan umum yang jujur, adil dan integritas.
“Ada beberapa hal yang perlu kami sampaikan kaitan dengan pelaksanaan penyelenggaraan pemilihan. Kita harus memberikan pelayanan dan membuktikan kepada publik bahwa perangkat pelaksana benar-benar bertanggung jawab dan mau bekerja keras demi kelancaran dan suksesnya pelaksanaan Pilbup nantinya,” ujarnya.
“Dan yang terpenting adalah pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2017, kita benar-benar memiliki integritas dan dedikasi yang tinggi. Sehingga mampu mengemban amanat dan kepercayaan masyarakat Dogiyai. Serta tidak mengecewakan, karena proses pelaksanaan demokrasi telah dibayar dengan mahal menggunakan anggaran negara yang tidak sedikit,” jelasnya.
Menurutnya, sebelumnya juga telah berkomitmen Pilkada kali ini akan melaksanakan berdasarkan pada jujur, adil dan interegritas. Dalam artian KPU menjalankan semua tahapan tanpa titipan atau intervensi dari pihak manapun.
Acara tersebut dihadiri Panwaslih Kabupaten Dogiyai, Sekda, Kapolsek Kamuu dam Mapia, Kodim dan 50 anggota PPD dari 10 distrik.
Sementara Bupati Dogiyai yang diwakili Sekda, Natalis Degei, dalam sambutannya menyampaikan, dirinya berpesan kepada anggota PPD se-Kabupaten Dogiyai untuk senantiasa berkoordinasi, bekerja sama dan saling mensupport. Lakukan sosialisasi pendekatan dengan anggota masyarakat khususnya di wilayah distrik untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilbup tahun ini.
Dia juga meminta kepada penyelenggara mulai dari KPPS, PPS, PPD hingga KPU bekerja secara jujur, independent dan profesioanal. Sebab, Pemilu beberapa kali yang berjalan ini, selalu kacau dan tidak difungsikan KPU hingga KPPS sebagai penyelenggara.
“Saya minta Pemilukada kali ini, kalau bisa laksanakan secara jujur dan adil, tanpa manipulasi dan curang suara oleh pihak manapun. Pihak penyelenggara juga harus benar-benar kapabel dalam menjalankan tugasnya dan mampu menjaga dirinya agar mampu benar-benar netral, tanpa dapat terpengaruh oleh pihak manapun,” tegasnya.
Dia mengaku, selama beberapa kali pemilihan berjalan baik itu bupati, DPR maupun presiden, sudah terbiasa wasit jadi pemain selalu. Untuk itu, pihaknya meminta lagi kali ini tidak boleh terjadi lagi.
“Hal-hal yang tidak diinginkan dapat diminimalisir dan kondusifitas dapat dijaga. Sehingga Pemilukada yang aman, tertib, dan lancar dapat terwujud,” tuturnya. (gus)
Bagikan artikel ini



