NABIRE - Komitmen kuat untuk mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di Provinsi Papua Tengah. Bertempat di Kampung Bumi Raya, Distrik Nabire Barat, pada Selasa, (5/08/2025) kemarin, Komandan Korem 173/Praja Vira Braja (PVB), Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia, dan Gubernur Provinsi Papua Tengah yang diwakili oleh Marthen Ukago, melaksanakan panen raya padi. 

Acara ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti konkret sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis Presiden RI.

Panen raya ini menjadi momen krusial yang menegaskan kolaborasi erat antara jajaran TNI dengan pemerintah daerah. Kehadiran Danrem 173/PVB dan perwakilan Gubernur Papua Tengah secara langsung menunjukkan komitmen mereka untuk mendorong produktivitas pertanian. Kehadiran para pemimpin ini juga memberikan semangat baru bagi para petani, meyakinkan mereka bahwa upaya mereka tidak berjalan sendirian, tetapi mendapat dukungan penuh dari semua pihak.

Dengan potensi pertanian yang luar biasa, Provinsi Papua Tengah memiliki harapan besar untuk menjadi lumbung pangan berkelanjutan di kawasan timur Indonesia. Berbagai pihak optimis bahwa sinergi yang terjalin saat ini akan menjadi pondasi kuat untuk mencapai cita-cita tersebut. Panen raya ini diharapkan menjadi awal dari terwujudnya kemandirian pangan, bukan hanya untuk masyarakat Nabire, tetapi juga untuk seluruh wilayah Papua Tengah.

Dalam panen raya kali ini, modernisasi pertanian juga menjadi sorotan. Para petani tidak hanya mengandalkan cara tradisional, tetapi juga dibantu dengan penggunaan alat pemanen padi modern, yaitu Combine Tractor. Kehadiran teknologi ini mempermudah dan mempercepat proses panen, memotong waktu kerja secara signifikan, dan membuat pengolahan padi ke tahap selanjutnya menjadi lebih efisien. Ini adalah langkah maju yang esensial untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan para petani.

Melalui acara ini, Korem 173/PVB dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah membuktikan bahwa sinergi dalam mendukung kebijakan nasional tidak hanya berhenti pada instruksi, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Upaya ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Nabire.

Dukungan nyata ini diharapkan dapat memotivasi para petani dan seluruh masyarakat untuk terus berupaya meningkatkan produksi pangan. Langkah-langkah strategis seperti ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan pangan yang memadai dan stabil, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.(humas korem/sam)