Korban Banjir Kamuu Butuh Bantuan Segera
DOGIYAI - Korban bencana banjir yang terjadi di wilayah Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, membutuhkan bantuan dengan segera. Korban banjir menyampaikan sejumlah permohonan. Diantaranya, agar pemerintah membantu selimut, pakaian, bahan makanan. Karena semua yang mereka punya telah hanyut terbawa banjir.

DOGIYAI - Korban bencana banjir yang terjadi di wilayah Distrik Kamuu, Kabupaten Dogiyai, membutuhkan bantuan dengan segera. Korban banjir menyampaikan sejumlah permohonan. Diantaranya, agar pemerintah membantu selimut, pakaian, bahan makanan. Karena semua yang mereka punya telah hanyut terbawa banjir.
Hal ini seperti disampaikan Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan Kabupaten Dogiyai Provinsi Papua Tengah, Frits Agapa, dalam rilisnya yang diterima media ini.
Permohonan lain dari korban, lanjut Frits, agar pemerintah membangun rumah layak huni bagi seluruh warga yang kena dampak. Karena rumah mereka yang ada selama ini telah porak poranda terkena banjir super dasyat ini. Pemerintah juga diminta sedapat mungkin menolong masayakat memberikan ternak mengganti semua ternak mereka yang telah hanyut terbawa air.
Lanjut Frits, guru-guru berharap untuk dibangunkan tanggul agar sekolah mereka terlindungi banjir diwaktu mendatang. Selain itu, perumahan guru sudah tidak layak ditempati, berharap rumah guru yang layak huni. Dan juga perlu pengadaan buku pelajaran sekolah yang terendam air, alat peraga yang rusak, kapur tulis yang sudah basah, dan lain-lain keperluan sekolah bagi anak didik dan guru.
"Keluarga korban longsor mengharapkan bantuan untuk pemakaman jenasah, keduakaan dan keperluan lainnya selama menjalani prosesi duka berlangsung. Perlu dibangun kembali jembatan-jembatan permanen dengan harapan banjir diwaktu mendatang masyarakat bisa beraktifitas seperti yang telah terjadi selama ini," tulisnya.
Kronologis Kejadian
Dalam rilisnya, Frits Agapa juga menyampaikan kronologis kejadian bencana ini. Akibat curah hujan yang tinggi di Kabupaten Dogiyai , tanggal 2 Agustus 2024 mulai hujan dari hari Sabtu sore sekitar pukul 17.00 WIT sampai hari Minggu pagi sekira pukul 06.00 WIT. Akibat hujan semalam suntuk itu, berimbas terjadinya banjir di 5 distrik wilayah Lembah Kamuu.
Lokasi terdampak longsor dan banjir, diantaranya, Kampung Putapa dan Kampung Bukapa, Distrik Kamu. Sekitar 2.000 lebih penduduk kehilangan mata pencaharian, sumber-sumber makanan, rumah tempat tinggal dan gedung pendidikan.
Di Kampung Obayo, Distrik Kamu Utara, kebun dan 50 rumah terendam banjir serta ternak terbawa banjir super dasyat ini.
Di Kampung Nuwa, Distrik Kamu Timur, 40 rumah tenggelam, ternak hanyut dan kebun terendam.
Di Kampung Botukebo, Kampung Pouwouda, Kampung Obaibega, Kampung Digikebo dan Kampung Tuwaida, Distrik Kamu Selatan.
Di kampung-kampung ini pun kasusnya sama, rumah, kebun, ternak mereka hanyut terbawa banjir bandang. (ppn)
Bagikan artikel ini



