Koperasi Jalan Masuk Mengangkat Ekonomi Kampung

DOGIYAI - Koperasi berperan strategis sebagai penggerak utama ekonomi kampung untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua. Berlandaskan asas kekeluargaan dan gotong royong, koperasi di Dogiyai difokuskan untuk mengelola potensi lokal, seperti hasil kebun, ternak dan kerajinan, agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Dogiyai Fabianus Pekei, M.Si, Kamis (7/5/26) lalu mengatakan hari ini dalam rangka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perkoperasian Kabupaten Dogiyai Tahun 2026. Koperasi bukan sekadar badan usaha, koperasi adalah gerakan ekonomi rakyat yang berlandaskan gotong royong, kekeluargaan dan keadilan.
“Di Dogiyai, koperasi adalah jalan paling masuk akal untuk mengangkat ekonomi kampung, karena koperasi mengumpulkan kekuatan kecil menjadi kekuatan besar,” ujarnya.
Fabianus menambahkan, dari hasil kopi, pinang, sayur dan noken Dogiyai contohnya, selama ini banyak dijual perorangan dengan harga yang tidak menentu. Kalau dikelola lewat koperasi yang sehat, hasil itu bisa dikumpulkan, diolah dan dipasarkan bersama. Keuntungan kembali ke anggota.
“Sayangnya, banyak koperasi di Dogiyai yang belum berjalan sesuai prinsip. Ada yang hanya ada nama, ada yang tidak punya pembukuan, ada yang pengurusnya tidak paham AD/ART,” terang Pekei.
Lanjutnya, pendidikan dan pelatihan ini sangat penting yang mana, tujuan pelatihan perkoperasian ini untuk memahami dasar-dasar koperasi, prinsip, nilai dan peran koperasi dalam ekonomi kerakyatan. Sehingga dapat meningkatkan kapasitas pengurus manajemen organisasi, keuangan dan RAT yang benar dan membangun koperasi produktif yang tidak hanya simpan pinjam, tapi juga usaha kolektif sesuai potensi lokal.

“Pemerintah Kabupaten Dogiyai ingin setiap kampung di Dogiyai punya koperasi yang hidup, sehat dan dipercaya anggotanya. Koperasi yang kuat tidak bisa dibentuk tanpa orang yang paham koperasi. Karena itu, saya titip kepada bapak ibu semua, belajar sungguh-sungguh. Jangan hanya hadir karena undangan. Pulang nanti, jadilah penggerak koperasi di distrik dan kampung masing-masing. Semoga pelatihan ini menghasilkan pengurus koperasi yang tangguh untuk Dogiyai,” tandasnya. (rob/Humas Dogiyai)
Bagikan artikel ini



