INTAN JAYA – Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kontak senjata dengan aparat keamanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Intan Jaya, Senin (15/02/2021) pagi kemarin.

   Menurut informasi yang diterima media ini, seorang anggota TNI atas nama Prada Ginanjar Arianda (22 tahun), personil Satgas Yonif Raider 400/BR, dinyatakan gugur dalam kontak senjata yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIT tersebut.

    Seperti diberitakan beberapa media online, korban gugur usai tertembak oleh KKSB tepat mengenai pinggang tembus hingga ke perut, di Pos Peninjauan yang terletak di Kampung Mamba, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan.

Saat itu korban sempat dievakuasi dengan menggunakan Helikopter ke Timika.  Namun sayang, nyawa Prada Ginanjar tidak tertolong lagi.

Sehingga dinyatakan meninggal dunia saat evakuasi.

Informasi yang didapatkan bahwa ketika dilakukan pembersihan di TKP oleh tim, ditemukan 1 butir amunisi dan juga 1 selongsong berukuran 5.56 mm.

    Kepala Penerangan Kogabwilhan III, Kolonel CZI IGN Suriastawa, melalui sambungan telepon seluler membenarkan kejadian tersebut.

“Saat ini masih dilaksanakan pengejaran oleh tim yang ada di lapangan,” ungkapnya.

Suriastawa menambahkan bahwa Prada Ginanjar Arianda merupakan anggota Satgas Yonif R 400/BR, asal satuan Yonif 406 Brigif 4 dibawah Kodam IV/Diponegoro.

 “Pimpinan dan keluarga besar TNI mengucapkan belasungkawa atas gugurnya putra terbaik TNI di medan tugas demi membela bangsa dan negara,” tutur Suriastawa.

 Sementara itu, masih sesuai data yang diterima awak media ini, Juru Bicara (Jubir) TPN/OPM Sebby Sembom menyebutkan, kontak tembak di Sugapa, Intan Jaya tersebut benar.

 Dengan mengatakan, pihaknya sudah terima laporan itu dua verisimilitude, yaitu laporan TPNPB dan laporan TNI.

 Korban Lainnya Dievakuasi ke RS Marthen Indey Jayapura Sementara itu, Praka Hendra Sipayung, anggota TNI yang menjadi korban penembakan oleh KKB di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Jumat (12/02/21), berhasil dievakuasi ke RS TK II Marthen Indey Jayapura, Sabtu (13/02/21). 

Setelah sebelumnya korban sempat berada dalam kondisi kritis selama satu malam di Puskesmas Sugapa, akibat luka tembak di bagian kepala sebelah kanan, kini mendapatkan perawatan lanjutan.

 Diketahui kondisi Praka Hendra Sipayung saat ini stabil dan akan dilaksanakan penanganan dan perawatan secara intensif untuk mempercepat proses penyembuhannya.

   Korban atas nama Praka Hendra Sipayung yang merupakan anggota Kodim persiapan Intan Jaya.

 Korban ditembak saat baru keluar dari lapak jualan warga di Sugapa.

Sementara beberapa hari sebelumnya kejadian penembakan yang sama dialami salah seorang warga sipil pemilik lapak jualan sembako di Sugapa, korban telah di evakuasi ke Timika. (wan/ist)