Komunikas Amoye dan Motor Akan Gelar Komunitas Peduli Sampah
NABIRE – Komunitas Amoye mulai menggandeng omunitas lainnya untuk sama-sama peduli dengan masalah sampah di Kota Nabire. Prakarsa ini
Bagikan
NABIRE – Komunitas Amoye mulai menggandeng omunitas lainnya untuk sama-sama peduli dengan masalah sampah di Kota Nabire. Prakarsa ini sebagai wujud kepedulian bersama sebagai warga kota untuk memperhatikan kebersihan kota di daerah ini.Kumunitas Amoye bersama komunitas motor dan komunitas pemuda lainnya akan mendeklarasikan kumunitas pemuda peduli sampah se Kota Nabire pada 24 Maret mendatang. Untuk menyamakan persepsi, Komunitas Amoye bersama beberapa komunitas lainnya mengadakan pertemuan persiapan deklarasi di Café NNC, Pantai Nabire, Rabu (21/3) malam.Ketua Komunitas Amoye, Bentot Yatipai di sela-sela pertemuan kepada media ini mengatakan pertemuan mala mini sebagai persiapan untuk deklarasi komunitas pemuda peduli sampah di kota Nabire. Komunitas pemuda peduli sampah ini terdiri dari beberapa komunitas terutama seperti komunitas motor, komunitas music Nabire dan pemuda Sulawesi Selatan.Di dalam pertemuan komunitas pemuda, Bentot Yatipai mengingatkan komunitas ini tidak ada maksud lain, apalagi kepentingan politik, ini hanya bentuk kepedulian komunitas Amoye sebagai komunitas tertua di Nabire peduli dengan masalah sampah. Oleh karena itu, jangan kita menilai ada kepentingan tertentu di dalam kegiatan peduli kebersihan kota Nabire. Tetapi, mari kita wujudkan kepedulian komunitas terhadap masalah sampah di kota ini.Ia mengingatkan, kalaupun ada keterlibatan politisi di dalam kegiatan komunitas Amoye, itu hanya karena kepedulian atas masalah-masalah social dan pengabdian kepada daerah ini. Sebagai anak negeri menunjukkan kepeduliannya untuk membangun daerah ini termasuk masalah kebersihan di dalam kota.Bentot juga mengajak sesama komunitas agar jangan mau terpancing dengan kepentingan-kepentingan tertentu yang ujung-ujungnya uang tetapi mari kita berbakti, memperlihatkan kepedulian kita terhadap masalah sampah di kota ini dengan sukarela sebagai kepedulian warga kota Nabire.Ketua Komunitas Amoye juga mengingatkan jangan memikirkan pekerjaan-pekerjaan berat tetapi kita berpikir dan berbuat yang ringan seperti kebersihan sampah di dalam kota. Ia mencontoh, menangani sampah tidak keluarkan biaya besar, cukup sarung tangan dan satu botol air. (ans)
Bagikan artikel ini



