Komisi II DPR RI Percaya Pendidikan Papua Tengah Maju di Tangan Meki Nawipa

NABIRE - Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Komarudin Watubun, S.H., M.H., menyatakan keyakinannya yang tinggi terhadap kemajuan dunia pendidikan di Provinsi Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa.
Keyakinan ini didasari oleh langkah cepat Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang menjadikan pendidikan sebagai program prioritas utama sejak tahun pertama kepemimpinannya.
Di tahun pertamanya, Gubernur Meki Nawipa telah meluncurkan berbagai program inovatif dan ambisius di bidang pendidikan. Program-program tersebut mencakup pendidikan gratis, implementasi pendidikan berpola asrama, serta inisiatif Sekolah Sepanjang Hari (SSH).
Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen serius untuk membangun fondasi pendidikan yang kuat dan merata bagi seluruh masyarakat di provinsi baru tersebut.
Dalam acara Implementasi Program Prioritas Bidang Pendidikan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Tahun Anggaran 2025 di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire, pada Rabu (03/12/2025), Komarudin Watubun mengungkapkan kepercayaannya.
"Saya percaya dengan program Gubernur Papua Tengah, suatu saat dunia pendidikan di Papua Tengah akan lebih maju," ujarnya, memberikan dukungan penuh terhadap visi pendidikan yang diusung oleh Meki Nawipa.
Komarudin Watubun turut menyoroti filosofi yang dipegang teguh oleh Meki Nawipa, bahkan sejak sebelum menjabat sebagai gubernur. "Kalau menolong orang Papua hanya dengan cara pendidikan dan kesehatan harus dikerjakan dengan serius," ungkapnya, mengutip pandangan Nawipa.
Hal ini menggarisbawahi pentingnya menempatkan pendidikan sebagai jalan utama untuk pemberdayaan masyarakat Papua secara berkelanjutan. Ia memberikan contoh nyata mengapa pendidikan adalah investasi terbaik. Menurutnya, meskipun masyarakat Papua memiliki kekayaan alam berlimpah seperti tanah, emas dan hutan, semua sumber daya tersebut akan habis pada waktunya.
Oleh karena itu, ilmu pengetahuanlah yang harus ditanamkan sebagai penopang utama generasi masa depan, menjamin mereka mampu menjaga dan memajukan tanah Papua.
Namun, Komarudin Watubun juga menekankan bahwa keberhasilan program pendidikan ini membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Ia berpesan, "Kalau gubernur berjuang keras mendorong pendidikan di Papua Tengah, akan tetapi orang tuanya tidak mendukung sama sekali, itu akan susah dicapai”. Katanya.
Oleh karena itu, dukungan penuh dari orang tua dan seluruh elemen masyarakat dinilai krusial agar cita-cita untuk memajukan pendidikan di Papua Tengah dapat tercapai.(amd)
Bagikan artikel ini



