DOGIYAI - Komisi I DPRD Kabupaten Dogiyai menggelar rapat koordinasi berasma Asisten I Setda Dogiyai, KPU Dogiyai, Disdukcapil Dogiyai, Bawaslu Dogiyai, pimpinan Parpol dan para kepala distrik.

Rapat digelar dalam rangka membahas Daftar Pemilih Tetap Berlanjutan (DPTB).

Rapat digelar di Aula Bamus DPRD Dogiyai, Kamis (16/07/2020) kemarin.

Ketua Komisi I DPRD, Agustinus Tebai, menuturkan, pihaknya mengundang dalam rangka mensingkronkan Persoalan DPT. 

"Karena bicara data berarti berbicara kepentingan daerah, karena semua dimulai data.

Selain kepentingan DPT," katanya.

Menurutnya, DPT sebelumnya pada Pilkada 2017 berjumlah 1.030 lebih.

Kemudian pada Pileg 2019 DPT menurun dengan jumlah 91.773.

Dengan itu, kata Tebai, pada kesempatan ini pihaknya meminta penjelasan terkait persoalan ini dalam rangka sinkronisasi persoalan ini.

Perwakilan dari Ketua KPU Dogiyai, Sebastian Tebai, mengapreasi Komisi I DPRD Dogiyai yang mengundang semua pihak dalam rangka mendukung persoalan DPT Kabupaten Dogiyai. 

Sebastian mengakui, sebelumnya KPU telah melakukan pleno DPT dengan jumlah 91.773.

"Terkait DPT ini, KPU terus melakukan pemuktahiran perbulan dan per triwulan " kata Sebastian.

Dengan itu, menurut Tebai, KPU mau harus mendukung kepentingan.  

Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Dogiyai, Yoseph Koga, mengakui pihaknya kesulitan alat pendukung di kantor.

"Kami kesulitan alat pendukung seperti komputer, alat perekaman dan lainnya," katanya.

Menurut dia, Dukcapil juga telah bekerja keras dan telah bekerja walaupun masih dalam masa pandemic Covid-19.

"Kami punya kantor telah bekerja keras kami input sehingga data sudah mencapai 1.014 lebih," katanya.

Terkait persoalan ini, Komisi I merekomendasikan beberapa hal yang dibacakan Ketua Komisi I, Agustinus Tebai.

Pertama, terus melakukan rapat koordinasi dalam rangka mendukung pemuktahiran DPT.

Kedua, menyiapkan RKA kebutuhan Disdukcapil, KPU, Bawaslu dan disampaikan ke bupati dan tembusannya ke DPRD Dogiyai. 

Kemudian yang terakhir, kata Agus, Dukcapil segera menyampaikan ke KPU dan DPRD terkait penginputan data yang berjumlah 1.014. (ros)