NABIRE – Kodim 1705/Nabire kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan pembangunan di Papua Tengah dengan merampungkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda Aramco Tahun Anggaran 2026 di Jalan Christian Warai, Kimi Bawah, Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire.

Pembangunan jembatan yang selesai 100 persen pada Jumat (17/7/2026) itu merupakan bagian dari program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam mempercepat pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedalaman. Proyek tersebut dikerjakan secara gotong royong oleh personel Kodim 1705/Nabire bersama masyarakat setempat.

Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Arh. Dwi Palowanto, mengatakan keberhasilan pembangunan jembatan merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan menjadi modal utama sehingga pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.

"Dengan selesainya pembangunan jembatan ini, kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung. Jembatan ini akan mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan di Kampung Kimi dan sekitarnya," ujar Dandim.

Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu membuka akses transportasi yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mempercepat arus barang dan jasa yang selama ini terkendala kondisi infrastruktur.

Warga Kampung Kimi Bawah menyambut gembira rampungnya pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan. Kini, jembatan telah dimanfaatkan sebagai jalur penghubung utama yang memudahkan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, pembangunan ini juga diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kemudahan distribusi hasil pertanian dan peningkatan akses terhadap layanan pendidikan maupun kesehatan.

Kodim 1705/Nabire menegaskan akan terus mendukung berbagai program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Papua Tengah. (luk)