NABIRE - Ketua Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Distrik Makimi Piet Natalis Golkario Katmo sesalkan sistim penilaian yang dilakukan oleh tim dewan juri pada kegiatan Yosim Pancar (Yospan) jalan yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire.Dimana dirinya menilai pihak tim juri kurang memperhatikan hal-hal yang dilakukan masing-masing tim Yospan, salah satunya soal anggota atau peserta Yospan, yang benar–benar dari masyarakat, bukan anggota atau peserta yang diambil dari sanggar–sanggar yang telah ada atau mahir.Selain itu, dirinya meminta agar pihak dewan juri bukan saja menilai kegiatan Yospan saja, tetapi apa yang ditampilkan sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk menyalurkan haknya pada Pilkada Gubernur dan wakil Gubernur pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang.Demikian dikatakan Ketua PPD Distrik Makimi Piet Natalis Golkario Katmo kepada Papuapos Nabire via telepon genggamnya, Minggu (22/4), seraya menambahkan, kami bukan ingin mendapatkan juara satu atau dua tetapi paling tidak mendapatkan juara harapan 2 atau tiga. Sebab, menurutnya mereka satu–satunya peserta Yospan dari distrik yang berada di wilayah Timur Nabire. Untuk itu, disarankan kepada KPU selaku penyelenggara kirannya ada lagi kegiatan seperti ini yang menggunakan juri dan penilaian hendaknya juga dinilai antusias tim dan bentuk-bentuk ajakan lain yang sifatnya memberikan semangat bagi peserta Yospan.“Kami dari tim Yospan “GOROPA” PPD Distrik Makimi bukan meminta juara satu atau dua ,tetapi tolong menghargai kami satu-satunya tim Yospan dari Nabire Timur yang ikut mengambil bagian di Yospan jalan yang dilaksanakan oleh KPU Nabire,” tegasnya.Sebab, kehadiran sebagai peserta Yospan dari Nabire Timur, bukan meminta peserta dari sanggar-sanggar yang sudah mahir, akan tetapi diambil dari pemuda dan pemudi yang ada di kampung untuk ikut meramaikan kegiatan Yospan jalan sambil memberikan informasi Pilgub kepada masyarakat. (des)