DEIYAI - Musyawarah Daerah (Muscab) pemilihan ketua dan pengurus PERTINA periode 2015 - 2019 Kabupaten Deiyai, telah berlangsung selama dua hari, dengan berjalan lancer dan sukses. Ketua Pertina terpilih, Marthen Badi, S.Sos, kepada wartawan mengatakan, pelaksanaan musyawarah daerah cabang olahraga Pertina, telah berlangsung sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku, sehingga selama proses musyawarah tidak ada halangan, berjalan  lancer dan sukses.  “Kami tiga orang calon ketua Pertina dan saya yang mendapat suara terbanyak, terpilih menjadi ketua Pertina Kabupaten Deiyai, periode empat tahun kedepan,” kata Marthen kepada wartawan media ini. Lanjutnya, terpilih sebagai ketua Pertina, menambah tugas di pundak untuk membawa Pertina kearah yang lebih professional, sehingga membutuhkan kerja keras dan kerjasama dengan pihak terkait, terutama berpikir dalam membawa atlet tinju yang professional. “Kami cabang olahraga tinju beda dengan cabang olahraga voly dan sepak bola, karena cabang tinju ini olahraga bela diri, maka  mulai sekarang berpikir untuk bagaimana memanajemen Pertina, untuk dapat mengantarkan anak-anak Deiyai  menuju atlet tinju yang professional dan berkwalitas, sesuai dengan bakat yang dimilikinya khususnya di bidang olahraga Tinju,” katanya.Dikatannya, meningkatkan profesionalis para atlet tinju, tentu didukung dengan fasilitas penunjang latihan bagi para atlet yang memadai bahkan juga menyediahkan tenaga pelatih yang professional, maka dalam hal memajukan dunia tinju perlu kerja keras untuk dapat berupaya semaksimal, bersama pemerintah daerah.   “Kami harap perlu ada perhatian serius dari pemerintah daerah dan dukungan dari pihak terkait agar nantinya dapat membenahi, ditunjang dalam latihan bahkan dalam kegiatan lainnya sehingga kedepan dapat mengangkat nama baik kabupaten dimata publik, baik di tingkat provinsi maupun nasional, bahkan internasional,” jelasnya.Dia mengharapkan, mari terus bergandengan tangan semua pihak, terutama pengurus bahkan atlet agar semua dapat berjalan baik, sesuai harapan kita bersama. (henbob)