NABIRE - Masyarakat di Puncak Jaya harus penuh kesadaran dan mengetahui ini bukan politik adat, akan tetapi ini politik nasional, yakni negara yang buat aturan dalam pemilihan kepala daerah. Dan ini murni politik negara, bukan politik yang dipilih berdasarkan adat.

Hal ini seperti seperti dikatakan, Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, kepada awak media di ruang kerjanya, Senin (10/03/2025), menangapi terkait konflik yang terjadi di Puncak Jaya dan harus segera dihentikan. 

Agustinus Anggaibak menyampaikan, bahwa politik ini bukan kepentingan adat, politik itu kepentingan nasional dan merupakan agenda nasional, sehingga terkait konflik yang terjadi antar pendukung Paslon Bupati harus segera dihentikan.

"Saya harap supaya itu dihentikan, karena siapapun dia, pendukung manapun setalah bupati itu jadi, tidak akan jadi kepala dinas itu tidak mungkin, jadi ini bukan kepentingan adat, ini murni dipilih oleh rakyat", kata Agustinus.

Lanjutnya, masyarakat tetap masyarakat, petani tetap petani, pengusaha tetap pengusaha dan pegawai negeri tetap pegawai negeri dan tidak ada yang berbeda. Berbeda itu bagaimana pemimpin itu bisa membangun, meletakkan pondasi yang kuat di daerah itu. Agar masyarakat itu bisa menikmati pembangunan yang ada, tapi sekarang yang terjadi adalah masyarakat konflik.

Ketua MRP menekankan agar kedua belah pihak, terutama calon-calon bupati yang ada, mereka harus berikan pemahaman kepada masyarakat.

Sekarang terjadi konflik ini mereka harus berikan pemahaman yang baik kepada masyarakat dan pendukung itu sendiri. Saya harap masyarakat itu tidak boleh lagi baku bunuh, karena seperti pertandingan sepak bola itu ada yang menang dan ada yang kalah, tegasnya.

Untuk itu, Ketua MRP Papua Tengah ini mengajak semua pihak untuk saling menghormati dan bersatu untuk mendukung pemimpin yang ada demi pembangunan daerah.

Saya harap masyarakat Puncak Jaya, tidak boleh lagi ada konflik. Kami juga mendengar Gubernur Papua Tengah akan melakukan kunjungan ke Puncak Jaya, harap itu bisa diselesaikan dengan baik, ini harus dipahami oleh masyarakat setempat dan harus segera melakukan perdamaian antara kedua kubu, tutupnya.(feb)