SUGAPA - Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Intan Jaya akhirnya lengkap setelah hampir satu tahun mengalami celah. Kelengkapan itu ditandai dengan pelantikan Elias Sani sebagai Ketua II DPRD Kabupaten Intan Jaya.    Pelantikan dilangsungkan di Sugapa, Ibu Kota Kabupaten Intan Jaya, pada 19 Maret lalu. Menurut Marten Tipagau, Ketua DPRD Intan Jaya, Elias Sani seharusnya juga dilantik pada 2015 bersama dengan anggota dan unsur pimpinan DPRD yang lain. Tetapi masalah Internal partai pengusung menjadi penghambat. PDIP partai perahu Elias Sani, enggan menerbitkan Surat Rekomendasi. “Partai pemenang satukan Demokrat lalu Hanura dan untuk partai pemenang ketiga PDIP itu bermasalah pada rekomendasi,” kata Ketua DPRD Intan Jaya ketika menghubungi majalahkribo.com. “Mau jadi ketua II lembaga DPRD Intan Jaya itu tidak bisa dari pimpinan penyelenggara atau bupati, yang harus buat rekomendasi, itu partai PDIP sendiri,” katanya lagi menjelaskan. Sebagai ketua DPRD Marten Tipagau berharap, Elias Sani Sebagai Ketua II dapat bekerja sama dengan unsur pimpin yang lain untuk membanggun Intan Jaya ke depan. “Kemarin sebagai anggota (DPRD) sekarang posisi sebagai ketua, berarti harus melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, sama-sama bergandengan tangan untuk kemajuan kabupaten ini ke depan,” katanya berpesan. (ist)