DOGIYAI – Ketua Dewan Adat Kamu dan Mapia (Kamapi), Germanus Goo, SE, mengajak Pemerintah Kabupaten Dogiyai, DPRD, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dan komunikasi dalam membangun Kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua Tengah.

Ajakan tersebut disampaikan Germanus Goo dalam keterangannya beberapa waktu lalu di Kantor Perwakilan Bank Papua, Karang Tumaritis, Papua Tengah. Menurutnya, kemajuan daerah hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur pemerintah, lembaga adat, aparat keamanan, dan masyarakat berjalan bersama dalam semangat persatuan.

Ia menekankan pentingnya menerapkan filosofi "Toye Mana Permai", yaitu semangat kerja sama, saling menghormati, dan gotong royong sebagai landasan membangun kehidupan bermasyarakat.

"Tanpa kerja sama dan komunikasi yang baik, perubahan yang kita harapkan tidak akan pernah terwujud. Karena itu, pemerintah, DPRD, TNI, Polri, dewan adat, tokoh perempuan, dan seluruh masyarakat harus bersatu membangun Dogiyai," ujar Germanus.

Menurutnya, Dewan Adat Kamapi sebagai lembaga adat yang diakui masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendorong terciptanya hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.

Germanus menjelaskan bahwa nilai-nilai "Toye Mana" merupakan warisan budaya yang mengajarkan persaudaraan, kebersamaan, dan saling menghargai. Nilai tersebut, katanya, sejalan dengan ajaran moral yang mengedepankan kasih kepada sesama sebagai fondasi kehidupan.

Ia mengingatkan bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, lembaga legislatif, aparat keamanan, lembaga adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat.

"Hidup ini saling membutuhkan. Karena itu tidak ada manfaatnya saling membenci. Kita hidup di tanah yang sama dan menghirup udara yang sama. Yang dibutuhkan adalah saling mendukung dan bergandengan tangan demi kemajuan bersama," katanya.

Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) itu juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi secara berkelanjutan dalam setiap program pembangunan di Kabupaten Dogiyai.

Menurutnya, semangat kolaborasi yang berlandaskan nilai-nilai adat dan budaya lokal akan menjadi modal penting dalam menciptakan keamanan, kedamaian, serta mempercepat pembangunan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.

"Kalau kita terus menjaga komunikasi, koordinasi, dan bekerja sama, saya yakin Dogiyai akan berkembang menjadi daerah yang lebih maju, aman, dan sejahtera," pungkasnya. (don)