SUGAPA – Memasuki awal Desember 2016, Sabtu (3/12) pekan lalu, Kerukunan Keluarga Batak Kabupaten Intan Jaya (KKBIJ), melaksanakan perayaan natal. Kegiatan dilaksanakan di Gereja Kemah Injil Indonesia Jemaat Anthiokhia Tigamajigi Sugapa. Pelaksanaan natal KKBIJ dilaksanakan dalam satu ibadah natal yang dimeriahkan dengan puji-pujian natal oleh paduan suara, persembahan pujian dari ibu-ibu perkauan bahasa Moni, dan diisi juga dengan pembacaan puisi natal dan liturgi atau pembacaan ayat dalam kitab suci mulai dari bahasa Indonesia, bahasa Batak, dan bahasa daerah lainnya. Dalam khotbahnya yang diambil dari 1 petrus 1 : 22 pelayan firman Yosua menyampaikan 4 hal penting yang harus diaplikasikan dalam kehidupan setiap umat percaya. Diantaranya, kita harus hidup dalam suatu kesatuan yang erat yang tidak dapat diceraikan, kita harus hidup dalam suatu persaudaraan yang erat dengan sesama manusia. Selanjutnya disampaikan kita juga harus menanamkan kasih seperti yang diajarkan Kristus dan yang terakhir kita harus peduli kepada sesama kita manusia tanpa memandang dari latar belakang mana dia berasal.Untuk itu diharapkan oleh Yosua bahwa semua kita termasuk seluruh warga Batak yang ada di Intan Jaya harus dapat hidup seperti jemaat mula-mula yang selalu melakukan keempat hal yang sudah disampaikannya tadi. Yaitu kesatuan, persaudaraan, kasih dan kepedulian yang juga adalah merupakan tema yang diangkat dalam perayaan natal tahun ini.Sementara itu, Ketua Kerukunan Keluarga Batak Kabupaten Intan Jaya dalam sambutannya seusai ibadah dihadapan seluruh jemaat yang hadir menyampaikan, natal adalah kerinduan kita semua termasuk warga Batak di Intan Jaya. Untuk itu selama beberapa waktu lalu pihaknya bersama seluruh pengurus membentuk panitia perayaan natal. Agar tahun ini, sekalipun berada di pedalaman Papua, warga Batak dapat merasakan indahnya kebersamaan melalui perayaan kelahiran sang juru selamat.Dirinya mengapresiasi seluruh panitia yang sudah bekerja keras dengan segala keterbatasan yang ada. Dan mengharapkan agar melalui perayaan ini, semangat natal yang diangkat melalui sub tema dengan perayaan natal kiranya semua anggota Kerukunan Keluarga Batak Kabupaten Intan Jaya bersatu, mengasihi, serta menunjukan kepedulian diantara sesama anggota maupun kepada semua orang seperti yang Tuhan Yesus ajarkan dapat diaplikasikan dalam kehidupan kedepan.Dalam perayaan natal Kerukunan Keluarga Batak Kabupaten Intan Jaya tersebut diberikan juga bantuan kasih kepada para ibu perkauan yang dinilai perlu untuk dibantu sebagai bagian dari bentuk kepedulian warga Batak kepada sesama. Kedepan dalam rencana, perayaan seperti ini akan terus dilaksanakan tetapi akan lebih difokuskan lebih dekat menyentuh masyarakat. (hen)