DEIYAI - Proses pentabisan Uskup Keuskupan Timika terpilih, Mrg. Bernardus B. Baru, rencananya akan dilaksanakan dalam bulan Mei 2025 di Timika, provinsi Papua Tengah. Terkait rencana pentabisan ini, umat katolik seantero di Tanah Papua sudah mulai berpartisipasi menyukseskan agenda penting pentabisan uskup Orang Asli Papua yang kedua di Tanah Papua ini.

Menyukseskan pentabisan Uskup Keuskupan Timika ini, wadah Kerawam Katolik Sedekenat Deiyai, Keuskupan Timika, sudah mulai jalankan sumbangan untuk membantu panitia pentabisan. Sumbangan yang dijalankan para Kerawam Katolik di Deiyai, salah satu bentuk dukungan dan partisipasi, menyukseskan agenda pentabisan Uskup Timika terpilih.

Koordinator jalankan sumbangan para Kerawam Katolik se Dekenat Deiyai, Thibo Adii dan Bruno Mote, mengatakan, sebagai bentuk dukungan dan partisipasi dari kerawam katolik sedekenat Deiyai, telah mulai jalankan sumbangan dengan besaran dana sumbangan yang berbeda. Telah masukan dalam lis sumbangan yang telah disampaikan kepada para kerawam katolik melalui media sosial dan lisan maupun tulisan.

"Sumbangan yang kita jalankan pasti dari wadah katolik maupun dari elemen umat katolik, terus berdatangan. Sumbangan untuk menyuksekan agenda pesta pentabisan Uskup Keuskupan Timika di Tanah Papua. Apa lagi uskup yang terpilih Orang Asli Papua kedua, Mrg. Bernardus Baru, asal Sorong, Provinsi Papua Barat Daya," katanya.

Lanjutnya, setelah jalankan sumbangan, berapa yang terkumpul akan dikirim ke panitia pentabisan uskup terpilih di Timika, sebelum pelaksanaan pesta pentabisan uskup Timika terpilih.

"Kami sangat mengharapkan, bapak, ibu, untuk mohon berpartisipasi, melalui sumbangan, untuk sukseskan pesta pentabisan uskup keuskupan Timika terpilih," harapnya.  (hbb)