NABIRE - Gerakan Nasional (Garnas) Partai Demokrat Wilayah Adat Mee Pago Provinsi Papua dibawah komando Ketua Tim Kerja yang juga sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nabire, Marselus Gobai, SH mengerahkan 30 perseonil turun di km 100 Distrik siriwo, Kabupaten Nabire, Jumat (3/4/20).Setiba di km 100 langsung disebut oleh Dan Posramil Siriwo, Pelda Anang, Kapol Sub Sektor Siriwo, Ipda Hermin Bobby dan personil Gugus Tugas Covid-19 Pokso Terpadu di km 100 siriwo. Selaku Ketua Tim Kerja Gernas Demokrat wilayah adat Mee Pago, Marsel Gobai menyerahkan penyerahan bantuan berupa  300 masker sensi dan air minum kepada posko terpadu  gugus tugas covid-19 kabupaten Deiyai, Dogiyai dan Paniai yang berada di km 100 Siriwo.Saat penyerahan,  Marsel menyampaikan bahwa dari partai demokrat sesuai intruksi DPP telah mencanangkan sebuah gerakan nasional peduli corona, sesuai instruksi tersebut DPD PD Papua telah menjalankan instruksi tersebut di beberapa wilayah adat.Karena itu, DPD PD Papua wilayah  Mee Pago  sebelumnya telah menyalurkan bantuan di posko induk  Gugus Tugas Covid-19 di kabupaten Nabire dan juga RSUD Nabire sebagai RS Rujukan di wilayah adat Mee Pagoo, Kamis (02/03/20).“Kehadiran Demokrat di KM. 100 Distrik Siriwo adalah untuk membagikan masker kepada dokter dan perawat di Posko Terpadu dan kami juga membawa berbagai jenis air minum dalam kemasan untuk sedikit membantu terhadap kebutuhan air minum,” tuturnya.“Kami memohon izin untuk membagi 150 masker sensi kepada warga termpat dan  menyemprotkan disinfektan di fasilitas-fasiliat publik,” kata Marsel.Usai penyerahan bantuan langsung turun melakukan penyemprotan disinfektan  fasilitas-fasilitas publik yakni di Pos Ramil, Polsubsektor, SD, SMP, Kantor Distrik, Puskemas, Posko Terpadu  dan di sejumlah rumah makan yang berada di km 100 siriwo. Disela-sela kegiatan tersebut, Marsel mengatakan, upaya memutus penyebaran Virus Corona harus dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pemerintah, berbagai elemen masyarakat dan relawan. Kata Marsel, selain membantu menyemprotkan disinfektan, pihaknya juga membagikan 450 masker sensi. 300 buah masker kepada Posko Terpadu dan 150 masker sensi kepada masyarakat, hal ini untuk mengurangi keresahan yang dialami masyarakat.Menurut Maresel, Idealnya penyemprotan harus rutin dilakukan tiga hari sekali. Selain itu, pihaknya juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk mentaati seluruh imbauan pemerintah agar bisa memutus rantai penyebaran virus yang telah menjadi pandemi global ini.“Kami berharap semoga wabah ini bisa segera ditanggulangi, agar roda perekonomian dan kehidupan masyarakat kembali pulih,” pungkasnya. (eby)