NABIRE - Semua Kepala Sekolah (Kepsek) dari tingkat SD/Mi dan SMP/MTs yang ada di wilayah Kabupaten Nabire diharapkan untuk tidak lagi meninggalkan tempat tugas atau sekolah. Tetapi sebagai pimpinan sekolah diharapkan untuk tetap memberikan pelayanan.Karena tugas seorang Kepsek itu bukan saja mempimpin dan menjalankan adminitrasi sekolah, melainkan menjadi pemimpin bagi staf guru serta menjadi guru atau panutan bagi peserta didik dan selalu memberikan contoh kepada sesama guru, anak murid dan juga masyarakat sekitar sekolah.Dan kini Kepala Dinas Pendidikan Nabire juga mengharapkan adanya pengawasan langsung terhadap sekolah–sekolah yang ada hingga daerah pinggiran dan terpencil, sebab berdasarkan data Sidak atau kunjungan kepala dinas, telah ditemukan ada beberapa sekolah pinggiran dan daerah terpencil yang laksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak sesuai kalender pendidikan dan kurikulum.Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (16/9) di ruang kerjanya seraya menambahkan, jika masyarakat melihat ada sekolah yang libur di hari efektif belajar dan kepala sekolah serta guru yang tidak melaksanakan tugas harap hal tersebut diinformasikan langsung ke dinas.Sehingga selaku kepala dinas pendidikan meminta dan mengharapkan kepada semua kepala sekolah agar jangan coba–coba meninggalkan tugas di hari dan jam efektif KBM sesuai ketentuan kalender dan kurikulum pendidikan yang kini sedang berlaku.Dan untuk mengawal kepala sekolah dan dewan guru agar selalu berada di tempat tugas dan melaksanakan tugasnya, diharapkan adanya partipasi dan peran orang tua murid serta masyarakat untuk tidak segan–segan memberikan informasi soal para kepala sekolah dan guru yang dengan sengaja meninggalkan tempat tugas.Karena kepala sekolah dan guru itu tugasnya di sekolah, sehingga kepala sekolah dan guru patut menjadi pelayanan bagi peserta didik dan juga menjadi teladan dengan selalu hadir tepat dan pulang juga tepat waktu sesuai kurikulum.(des)