NABIRE - Kembali Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, SH, mengucapkan selamat atas pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah bersama para bupati dan wakil bupati di delapan kabupaten.

Untuk itu, kirannya kepemimpinan yang baru ini dapat membawa perubahan nyata bagi seluruh lapisan masyarakat yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah dengan prinsip keadilan dan dapat menghormati hak-hak masyarakat adat sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus (Otsus).

Dimana pada UU Otsus memberikan kewenangan lebih luas bagi daerah dalam mengatur dan mengelola kepentingan masyarakat Papua secara umum dan secara khusus di wilayah Provinsi Papua Tengah yang kita cintai bersama ini.

Demikian bunyi siara pers yang dikirim Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, kepada Papuapos Nabire Senin (3/3/2025) seraya menuliskan, pelantikan gubernur dan para bupati di wilayah Papua Tengah sudah merupakan amanah dari rakyat dan konstitusi sesuai dengan UU nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Yang mana pada UU tersebut menegaskan, pemerintahan daerah memiliki kewenangan dalam mengelola pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan daerah dengan tetap berkoordinasi dengan Ppemerintah pusat.

Dengan demikian selaku kepala suku mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dan mendukung pemerintahan yang baru dengan semangat gotong royong dan dengan nilai-nilai adat. “Mari kita Bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat adat demi kesejahteraan Bersama,” ajak Melki.

Untuk itu, atas nama masyarakat adat Meepago Melkias Keiya selaku kepala suku besar wilayah adat Meepago Provinsi Papua Tengah mengucapkan selamat dan sukses atas pelantkan Gubernur Meki Fritz Nawipa, SH dan Wakil Gubernur Deinas Geley dan juga selamat kepada para bupati yang telah dilantik, kiranya ada perubahan pembangunan bagi seluruh masyarakat kita.(des)