Kepala Bappeda Resmi Buka Musrembang Tingkat Distrik
DEIYAI - Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Murembang) tingkat Distrik se Kabupaten Deiyai, awal pekan kemarin berlangsung di Aula Gereja GKI Yudea dan dibuka Penjabat Bupati Deiyai, Elimelek Edoway, S.Sos, diwakili Kepala Bappeda Dr. Rony Pigome, S.Pd,S.Sos.,M.Pd.,M.Si, dihadiri oleh 5 kepala distrik dan 67 kepala kampung.

DEIYAI - Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Murembang) tingkat Distrik se Kabupaten Deiyai, awal pekan kemarin berlangsung di Aula Gereja GKI Yudea dan dibuka Penjabat Bupati Deiyai, Elimelek Edoway, S.Sos, diwakili Kepala Bappeda Dr. Rony Pigome, S.Pd,S.Sos.,M.Pd.,M.Si, dihadiri oleh 5 kepala distrik dan 67 kepala kampung.
Dalam sambutannya Pj Bupati Deiyai mengatakan, pada hakekatnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di susun berdasarkan Undang-Undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yaitu merupakan penjabaran dari RPJMD yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah serta rencana kerja dan pendanaan untuk jangka waktu satu tahun.
Rencana kerja pembangunan Kabupaten Deiyai tahun 2025 ini memuat rincian dan prioritas pokok program yang telah disusun dengan mengacu pada asunsi kebutuhan, kondisi, aspirasi dan kehendak rakyat, karena apapun yang sedang dan akan dilaksanakan di daerah ini, semuanya demi kepentingan masyarakat.
Untuk itu, melalui rangkaian tahapan persiapan penyusunan RKPD meliputi pembentukann tim penyusun RKPD, orientasi mengenai RKPD, penyusunan agenda kerja tim daerah, sehingga menyusun rancangan awal RKPD Kabupaten Deiyai telah selesai disusun sebagai bahan pelaksanaan Musrembang, setelah rancangan RKPD dibuat dan tahap selanjutnya adalah merumuskan dokumen tersebut menjadi rancangan RKPD.
"Dalam menjalankan roda Pemerintahan Kabupaten Deiyai, kami tidaklah berdiri sendiri karena ada mitra pemerintah, yakni DPRD Deiyai yang selalu menjadi teman yang baik dan selalu mengawasi jalannya pemerintahan. Untuk itu, atas kerjasama dan koordinasi yang baik selama ini, mudah-mudahan kita selalu bersinergi dalam membangun Kabupaten Deiyai yang sejahtera, adil dan berkelanjutan," terangnya.
Sehingga secara khusus kepada 67 kepala kampung sebagai ujung tombak pembangunan diharapkan adanya dedikasi dan perannya selama ini, sehingga selaku Pj bupati berpesan untuk ikut berpartisipasi mengawasi pelaksanaan pembangunan serta menciptakan lingkungan yang aman dan terkendali, sehingga proses pembangunan dapat berjalan dengan lancar.
Dan selaku PJ Bupati Deiyai, mengingatkan bahwa RKPD adalah dokumen yang secara periodik dilakukan dalam kurun waktu satu tahun. "Jadi kami harapkan semua sekalian dapat berperan aktif dalam Musrembang di tingkat distrik, terutama dapat mencermati prioritas pembangunan di masing-masing distrik yang akan dikelola dan selesaikan bersama," ujar Pj Bupati Deiyai.
Sehingga perlu kita ingat bahwa Musrembang distrik bertujuan untuk menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan kampung yang yang menjadi kegiatan prioritas di wliayah distrik yang bersangkutan, menyepakati kegiatan prioritas pembangunan di wilayah distrik yang belum tercakup mendapatkan saran dan masukan dalam proses penyusunan RKPD Kabupaten Deiyai tahun 2025.
Kegiatan pemerintahan yang niscaya sebagai sebuah kebutuhan bagi daerah untuk mengembangkan taraf hidup bersama harus bisa menjadi instrumen utama untuk menggerakan pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat daya tahan ekonomi serta mampu untuk mengakselerasikan daya saing dan daya saing investasi. "Untuk itu, marilah kita duduk bersama, menyumbangkan buah pikiran dalam upaya kita mewujudkan stabilitas kondisi di daerah ini," pesan Elimelek Edoway.(des)
Bagikan artikel ini



