Kepala BPMK Serahkan BLT di 3 Kampung Distrik Makimi
NABIRE - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (Ka BPMK) Kabupaten Nabire Nubentus Mote, SE, pada Rabu (22/7) menyerahkan dana Bantua
NABIRE - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung (Ka BPMK) Kabupaten Nabire Nubentus Mote, SE, pada Rabu (22/7) menyerahkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap dua bagi masyarakat penerima di tiga kampung pada wilayah Distrik Makimi.
Penyerahan bantuan dana BLT tahap dua ini dilakukan secara simbolis kepada masyarakat penerima bantuan, dimana untuk penyerahan pertama di Kampung Nifasi, kampung kedua di Kampung Maidey (SP 3 Lagari) dan kampung ke tiga di Kampung Makimi.
Dalam arahan atau sambutannya Norbertus Mote mengatakan, BLT ini hadir bagi masyarakat karena adanya wabah virus corona yang diambil dari sumber dana desa/kampung sebesar 15 persen (%) dan dana tersebut dialokasikan langsung oleh Pemerintah Pusat.
Sehingga sesuai dengan data yang ada, untuk Kampung Makimi ada 143 Kepala Keluarga (KK) yang berhak menerima BLT, sedangkan untuk Kampung Maidey atau SP3 Lagari juga ada 121 KK dan untuk Kampung Nifasi ada 121 KK yang berhak menerima BLT ditahap kedua ini.
Untuk itu, selaku Kepala BPMK Kabupaten Nabire mengharapkan kepada tiga Kepala Kampung (Kakam) yang pada hari ini masyarakatnya menerima bantuan, diharapkan agar dana ini benar–benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima bantuan tersebut.
Dan dari dana BLT ini untuk tiga bulan pertama masing-masing kepala keluarga berhak menerima Rp600.000 (enam ratus ribu per KK), sedangkan nantinya di tiga bulan berikutnya hanya masing-masing KK menerima Rp300.000 (tiga ratus ribu) per KK.
Dengan demikian selaku warga masyarakat penerima bantuan ini diharapkan untuk tetap mensyukuri apa yang telah diberikan oleh pemerintah, walaupun jumlahnya sangat kecil, karena pada beberapa tahun lalu belum ada kebijakan seperti ini tetapi dana ini diberikan karena ada pendemi virus corona.
Dengan dana BLT ini, bukannya kita harus saling menyiku dan juga saling menyalakan, akan tetapi marilah kita bangun kebersamaan dan saling menghargai satu sama lain, sebab pembangunan di tiga kampung ini menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat yang ada di kampung.(des)
Bagikan artikel ini


