KemenDes Percepat Literasi Keuangan Desa Lewat Program TEKAD

NABIRE – Kementerian Desa (KemenDes) terus menggenjot upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Indonesia Timur melalui program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD). Ketua Tim Identifikasi KemenDes, Tasdik yang akrab disapa Dik Idal, melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah, Rabu 17 Juni 2026 ini untuk mematangkan persiapan teknis pelaksanaan program tersebut di lapangan.
“Tujuan utama kedatangan kami ke DPMK ini untuk melakukan identifikasi serta koordinasi mendalam terkait pelaksanaan kegiatan literasi keuangan desa,” ujar Tasdik saat diwawancarai di Kantor DPMK, Rabu (17/06/2026). Ia menjelaskan, program TEKAD telah berjalan selama lima tahun terakhir dan mencakup wilayah yang luas, yakni 9 provinsi serta 25 kabupaten di seluruh Indonesia Timur, termasuk Kabupaten Nabire dan Dogiyai Papua Tengah.
Tasdik memaparkan, fokus utama dari kunjungan ini adalah mempersiapkan pelatihan literasi keuangan bagi masyarakat yang berada di lokasi lokus TEKAD. Program ini dirancang untuk memberikan edukasi praktis mengenai manajemen keuangan rumah tangga agar masyarakat di kampung-kampung sasaran mampu mengelola ekonomi secara lebih mandiri dan terencana.
Target ambisius telah ditetapkan oleh pihak kementerian untuk tahun ini. “Target kita sekitar 4.000 masyarakat yang akan kita beri pendidikan literasi keuangan rumah tangga,” tegas Tasdik.
Ia berharap melalui pendidikan ini, masyarakat di tingkat kampung dapat memahami dasar-dasar pengelolaan keuangan yang baik, yang nantinya berdampak langsung pada stabilitas ekonomi keluarga.
Saat disinggung mengenai prioritas baru dari KemenDes, Tasdik menjelaskan program ini tetap menjadi prioritas utama karena sudah memasuki fase krusial dalam siklus program lima tahunannya. Ia menegaskan keberlanjutan program TEKAD tetap menjadi agenda prioritas kementerian untuk memastikan dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat di Indonesia Timur dapat terjaga konsistensinya.
Kunjungan ini menandai langkah konkret KemenDes dalam memastikan kesiapan infrastruktur sosial di daerah. Dengan adanya kolaborasi antara tim pusat dan dinas terkait di daerah, diharapkan pelaksanaan pelatihan literasi keuangan ini dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat di Papua Tengah. (sam)
Bagikan artikel ini



