Kemarau Berkepanjangan, Pemkab Deiyai Bentuk Satgas Distribusi Air Bersih
Tim Satgas yang dibentuk melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deiyai tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, pada Rabu (7/10/2026), bertempat di halaman Kantor Bupati Deiyai.

DEIYAI – Menghadapi musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan warga kesulitan memperoleh air bersih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai mengambil langkah cepat dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) pendistribusian air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan.
Tim Satgas yang dibentuk melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deiyai tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, pada Rabu (7/10/2026), bertempat di halaman Kantor Bupati Deiyai.
Pembentukan Satgas ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam meringankan beban masyarakat, terutama warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat kemarau yang belum berakhir.
Dalam pelaksanaannya, tim Satgas melibatkan unsur TNI, Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) BPBD Kabupaten Deiyai. Untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat, tim menyiapkan dua unit tangki air bersih dan empat profil penampung air yang diangkut menggunakan kendaraan bak terbuka.
Bupati Deiyai, Melkianus Mote, mengatakan bahwa kondisi kemarau yang masih melanda wilayahnya telah berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah melalui BPBD mengambil langkah konkret agar warga yang membutuhkan dapat memperoleh pasokan air.
Menurutnya, kehadiran Satgas diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, sekaligus memastikan pendistribusian air menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
“Mereka akan membantu warga dalam memperoleh air bersih. Pendistribusian dilakukan menggunakan tangki air dan profil penampung yang diangkut dengan kendaraan bak terbuka hingga ke rumah warga. Bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih, silakan menyiapkan tempat penampungannya agar petugas dapat menyalurkan air,” ujar Melkianus.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Kabupaten Deiyai, Daniel Mote, menjelaskan bahwa tim Satgas akan mengantarkan air bersih hingga ke tempat penampungan yang telah disiapkan di rumah warga.
Ia mengimbau masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih agar segera menyampaikan informasi kepada Satgas sehingga kebutuhan mereka dapat ditindaklanjuti.
“Kami berharap warga yang kesulitan mendapatkan air bersih segera menginformasikan kepada Satgas dan menyediakan tempat penampungan di rumah masing-masing. Satgas siap melayani masyarakat,” kata Daniel.
Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap upaya pendistribusian air bersih ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau berkepanjangan. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri juga diharapkan memperlancar pelayanan sehingga warga yang terdampak kekeringan dapat memperoleh bantuan secara langsung.
Di tengah kondisi kemarau yang belum berakhir, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendesak yang memerlukan perhatian bersama. Kehadiran Satgas diharapkan menjadi solusi sementara bagi masyarakat Deiyai sembari menghadapi dampak kekeringan yang masih berlangsung. (hbb)
Bagikan artikel ini



