Keluhan Pasien Covid-19 Jauh Hari Sudah Dipikirkan Pemda
NABIRE - Guna meluruskan dan selanjutnya memberikan penjelasan terkait penanganan pasien Covid-19, yang sempat dikeluhan salah satu pasien d
Bagikan
NABIRE - Guna meluruskan dan selanjutnya memberikan penjelasan terkait penanganan pasien Covid-19, yang sempat dikeluhan salah satu pasien dan sempat viral di media sosial (Medsos) serta menuai berbagai tanggapan, pihak Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Nabire menegaskan hal tersebut telah dipikirkan dan pemerintah telah menangani hal tersebut sesuai protap penangganan yang ditetapkan WHO. Dalam jumpa pers yang dilaksanakan Pemkab Nabire, Senin (04/05/2020) pagi, bertempat di Ruang Rapat Setda Nabire, Penjabat Sekretaris Daerah Nabire, Daniel Maipon, S.STP yang memimpin konferensi pers dalam keterangan mengatakan, Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP, pada Kamis, 30 Mei 2020 kemarin, saat menggelar rapat evaluasi, memerintahkan jajaran gugus tugas Covid-19 Nabire untuk memenuhi kebutuhan makanan dan tempat tidur yang layak sesuai standar penanganan Covid-19 bagi warga yang telah terpapar Covid-19 yang berada di tempat isolasi khusus. Menindaklanjuti perintah tersebut pula, Jumat, 1 Mei 2020, dipimpin Wakil Bupati Nabire, Amirullah Hasyim, S.IP.,MM dan dirinya bersama Asisten 1, La Halim, S.Sos, Juru Bicara Gugus Tugas, dr. Frans Sayori serta sejumlah anggota gugus tugas didampingi Ketua Sementara DPRD Nabire, Suyono dan anggota DPRD Nabire, Sambena Ingggeruhi dan H. Katherin Maruanaya mengunjungi warga yang telah terpapar Covid-19 di tempat isolasi. Jelasnya, kunjungan ini dilakukan dalam rangka mendengarkan keluhan mereka dari dekat serta memenuhi sejumlah warga yang telah terpapar Covid-19. Tim juga melakukan dialog dengan mereka, tentu memperhatikan standar jarak yang ditentukan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Pada kunjungan ini, tim telah memenuhi sejumlah kebutuhan, misalnya kasur, bantal serta kebutuhan lainnya. Salah satu perwakilan dari warga yang telah terpapar Covid-19 menyampaikan sejumlah keluhan dan telah dicatat oleh tim dan akan ditindaklanjuti segera. Terkait perawatan dan makanan mereka, dilayani setiap hari dari RSUD sesuai dengan standar kesehatan. Diketahui, saat ini kondisi warga yang terpapar Covid-19 ini dalam keadaan sehat walafiat dan dalam pengawasan tenaga medis serta aparat keamanan gabungan Polri dan TNI telah membuat Posko pemantauan disana, katanya. Saat ini pemerintah daerah, dalam hal ini gugus tugas telah menyiapkan tempat isolasi khusus di RSUD Nabire, sehingga apabila ada yang menunjukkan gejala sakit yang membutuhkan penanganan khusus akan dirawat disana, sebagaimana 3 pasien lainnya yang dirawat di RSUD. Oleh karena itu, Penjabat Sekda Nabire, Daniel Maipon sebagai penanggungjawab gugus tugas menyampaikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire agar tetap mematuhi imbauan dan edaran pemerintah daerah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire. “Pemerintah Nabire tidak tinggal diam. Kami, seluruh gugus tugas Covid-19 sedang bekerja maksimal setiap hari untuk menangani wabah virus ini di semua aspek. Oleh karena itu, kami minta dukungan dan kerjasama dari seluruh masyarakat untuk mematuhi semua imbauan dan edaran pemerintah daerah,” harap mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire itu. Dikatakan Maipon, penyediaan tempat isolasi pasien, pemenuhan kebutuhan obat, makanan dan fasilitas lainnya bagi pasien dan keluarga pasien sedang dikerjakan oleh seluruh gugus tugas. Terkait bantuan Sembako (bahan makan), imbuhnya, bagi warga layak terima juga tentu Pemda distribusikan. “Sekali lagi, kami minta warga agar patuhi semua edaran Bupati Nabire. Jangan terpengaruh dengan isu atau informasi yang beredar di media sosial. Apabila ada hal-hal terkait dengan penanganan Covid-19, maka datang langsung ke Posko di Dinas Kesehatan, jalan Merdeka agar diberikan informasi yang benar,” pungkasnya mewakili Bupati Nabire.(wan/ans/eby)
Bagikan artikel ini



