NABIRE - Seorang tahanan wanita di Lapas Kelas IIB Nabire menjalani operasi di RSUD Nabire karena luka yang dialami saat terjadi keributan di Lapas Nabire pada Jumat (9/5/25) lalu. Saat korban selesai operasi, Sabtu (10/5/25) sekitar pukul 13.00 WIT, pihak keluarga korban sempat ribut di RSUD Nabire. 

"Keluarga ada di sini, keluar itu harus panggil keluarga. Bukan dorong begitu saja baru tidak kasih tahu keluarga," ujar keluarga korban.

"Pokonya kami harus lihat barang bukti dulu baru kami bisa puas," tambahnya dalam aksi tersebut.

Mensikapi situasi ini, Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. turun ke RSUD Nabire bertemu dan meredam emosi keluarga korban. Kata Kapolres Nabire, terkait dengan barang bukti menjadi kewenangan penyidik Polri dalam hal ini Polres Nabire. 

Kapolres Nabire meminta diberikan kesempatan agar korban boleh dilayani di rumah sakit. Mulai dari biaya pengobatan hingga makan akan ditanggung. 

Dalam hal keluarga ingin membawa pulang korban, hal ini harus dikoordinasikan dengan pihak Lapas Nabire. Karena korban adalah warga binaan Lapas, bukan tahanan dari pihak kepolisian.

Pasca peristiwa larinya 3 tahanan dari Lapas Nabire, kata Kapolres Tatiratu, pihak kepolisian Polres Nabire diminta oleh pihak Lapas Kelas IIB Nabire untuk membantu melakukan pengungkapan terhadap 3 pelaku napi yang melarikan diri. Dan saat pihak kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Lapas, mendapat perlakuan di dalam Lapas yang juga berimbas adanya korban luka-luka dari anggota kepolisian yang sedang bertugas.

"Terkait dengan peristiwa yang ada kami masih dalami dan berkenan keluarga memberikan kesempatan, sehingga proses pendalaman itu bisa dilakukan dahulu, namun saat ini yang paling kita utamakan adalah perawatan terhadap saudara korban sehingga bisa pulih secara cepat dan bisa beraktivitas kembali" terang kapolres.

Setelah diberikan pemahaman oleh Kapolres Nabire, keluarga dapat menerima. Saat ini korban sudah dipindahkan dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang jauh lebih layak di salah satu ruang perawatan intensif di RSUD Nabire (Joseph)