Kehadiran Bupati, Bukti Keseriusan terhadap Dunia Pendidikan
Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, saat mendampingi Bupati Nabire Mesak Magai pada pertemuan bersama seluruh kepala sekolah se-Kabupaten Nabire, bahwa pertemuan ini untuk membangun pendidikan yang lebih baik.

NABIRE - Kehadiran Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si, pada kegiatan pertemuan para kepala–kepala sekolah di Aula Persada SMA Negeri 2 Nabire, Rabu (14/10/2026), sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah terhadap kemajuan dunia pendidikan, sehingga pertemuan tersebut diharapkan melahirkan pemikiran–pemikiran yang terbaik.
Untuk itu, pada pertemuan yang dihadiri para kepala sekolah mulai dari jenjang SD hingga SMA dan SMK ini demi membangun pendidikan yang lebih baik. Untuk itu, pihak sekilah dikumpul untuk mendengar langsung apa harapan Pemerintah, karena selama ini bupati juga memiliki data soal pendidikan yang ada di kota maupun di kampung–kampung.
Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dra. Dina Pidjer, saat mendampingi Bupati Nabire Mesak Magai pada pertemuan bersama seluruh kepala sekolah se-Kabupaten Nabire, bahwa pertemuan ini untuk membangun pendidikan yang lebih baik.
“Sehinggga marilah semua kepala sekolah mendengar dengan secara seksama apa yang akan disampaikan oleh bupati, karena untuk memajukan pendidikan bukan menjadi tanggung jawab guru, tetapi ada juga keterlibatan pemerintah dan juga masyarakat yang kerap kita sebut dengan nama komite sekolah,” terangnya.
Selain menyampaikan laporan dan ajakan kepada para kepala sekolah yang hadir, kepala dinas juga menyampaikan masalah keterlambatan pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang hingga saat ini belum ada pencairan, yang diakibatkan ada sejumlah kepala sekolah yang hingga saat ini belum juga membuat atau menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS.
“Dan dengan adanya keterlambatan laporan pertanggungjawaban dana BOS, membuat saya selaku kepala dinas hampir setiap tahun dipanggil pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dengan demikian selaku kepala dinas meminta petunjuk dan arahan dari bapak bupati agar ke depan tidak ada lagi masalah atau hambatan soal penggunaan dana BOS,” tandasnya. (des)
Bagikan artikel ini



