NABIRE - Bertempat di Kampung Biha Distrik Makimi, Senin (15/12/2025), Kapolda Papua Tengah (Papteng), yang diwakili Dir Binmas Polda Papteng, Deni Herdiana, meresmikan Kolam Pemancingan Ikan Mas, Lele dan Nila milik Kelompok Usaha ‘Sahabat’ dan kegiatan peresmian ini langsung disaksikan Kepala Distrik Makimi, Weldelinus Bere, S.Ip dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kapolda Papua Tengah mengatakan, tempat usaha ini sangat luar biasa, karena Tuhan memberikan segala yang baik untuk manusia. 

“Untuk itulah mari kita sama–sama belajar dari Mama Ice Pigome yang selaku perempuan Papua yang punya kemampuan untuk membuka usaha di bidang pemancingan ikan,” ujarnya. 

Untuk itu, tentunya usaha ini mempunyai tujuan yang baik pasti akan sukses dalam skala yang telah direncanakan oleh Mama Ice Pigome bersama seluruh kru kelompok usaha ‘Sahabat’, kiranya usaha ini juga membuka lapangan pekerjaan dan dapat memberikan pertumbuhan ekonomi dalam keluarga.

Sebab, menurutnya, dari cerita yang disampaikan oleh Mama Ice Pigome dari usaha kolam ikan yang digeluti selama ini telah digunakan hasilnya untuk membiayai sejumlah anak-anak sekolah yang statusnya anak yatim piatu hingga punya gelar S1 dan S2. Untuk itu, selaku Kapolda Papteng mengatakan punya tujuan yang baik, pasti usahanya juga berjalan dengan baik.

Sementara itu, Ice Pigome dalam sambutannya mengatakan, dalam budaya orang Papua, apalagi kami orang gunung suku Mee perempuan itu tidak bisa diperhitungkan. “Tetapi saya percaya Tuhan, pakai kami perempuan agar bisa membuka usaha dan membangun keluarga kami melalui ekonomi rumah tangga,” ujarnya.

Dan berbicara soal perjalanan membuka usaha kolam ikan, tentu ceritanya cukup Panjang. Di mana ada waktu yang kami panen dan hasil sangat memuaskan, tetapi ada waktu yang kami gagal panen dan dari hasil yang kami dapat dibagi untuk kelanjutan usaha dan ada juga untuk membiayai anak-anak sekolah dan semuanya sukses dari hasil kolam ikan.

Sebab, usaha kolam ikan yang kami lakukan selam ini, boleh dikatakan sukses. “Selaku ketua kelompok selalu kami belajar dari teman-teman atau saudara kami orang non-asli Papua yang ada di wilayah Kampung Biha yang terus memberikan dukungan dan pengalamannya, sehingga kita bisa panen raya dan membuka kolam pemancingan dengan kata kunci Kasih Allah sungguh terbukti,” tandasnya.(des)