NABIRE - Pemerintah Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat, berhasil menyelesaikan seluruh item pekerjaan fisik infrastruktur yang dianggarkan pada tahap 2 tahun 2025 dengan progres mencapai 100%. Pencapaian ini tergolong sangat cepat, mengingat realisasi kegiatan fisik yang dimulai sejak awal tahun tersebut telah selesai sepenuhnya pada awal bulan Februari 2026.

Kepala Kampung Kalisemen, Sudiro, SE, menjelaskan selesainya pekerjaan secara cepat ini dikarenakan adanya penyesuaian volume pekerjaan di tahap tersebut. "Kok bisa cepat? Dikarenakan kegiatan fisik di tahap dua 2025 cuma ada satu kegiatan. Yakni pengecoran jalan," ujar Sudiro saat memberikan keterangan melalui jaringan seluler, Jumat (26/02/2026).

Pengecoran jalan tersebut menjadi satu-satunya proyek fisik yang terealisasi dari rencana awal yang seharusnya dilaksanakan. Proyek ini rampung tepat waktu untuk mendukung aksesibilitas warga kampung.

Namun, Sudiro juga mengungkapkan sebenarnya terdapat kendala dalam perencanaan awal. Seharusnya, pada tahap 2 tahun 2025 ini, direncanakan ada tiga kegiatan fisik di lokasi yang berbeda.

"Perlu diketahui, di tahap dua 2025 sendiri, kegiatan fisik di Kampung Kalisemen seharusnya ada tiga kegiatan atau tempat. Karena dana desa non-earmark tahap dua 2025 semua tidak cair, makanya tiga kegiatan tidak terlaksana," jelas Sudiro terkait penyebab pengurangan proyek fisik.

Lebih lanjut, Sudiro menegaskan permasalahan pencairan dana desa ini tidak hanya dialami oleh Kampung Kalisemen. Situasi tersebut berdampak merata pada pemerintahan kampung lainnya. "Dan itu semua kampung merasakannya," tutupnya.(sam)