Kajian Ilmiah Pers (34) Analisa Berita: Mengajukan Fenomena dan Hipotesa Terkuat Dibaliknya
NABIRE - Kemarin kita bahas tentang analisa berita tahap awal dengan mengundang sumber-sumber berita berkompenten dari para ahli, para spesialis dan para pakar di bidangnya dalam melihat suatu realitas peristiwa dan realitas masalah.

NABIRE - Kemarin kita bahas tentang analisa berita tahap awal dengan mengundang sumber-sumber berita berkompenten dari para ahli, para spesialis dan para pakar di bidangnya dalam melihat suatu realitas peristiwa dan realitas masalah.
Pada kajian kali ini, berita analisa juga harus dapat mengajukan fenomena dan hipotesa terkuat dari balik realitas yang diungkap seorang wartawan. Misalkan berita analisa dari Kasus Vina Cirebon hipotesa terkuatnya ada pada evaluasi dan profesionalitas kepolisian kita.
Hipotesis lainnya adalah kuatnya mavia Narkoba di negara kita yang melibatkan bahkan seorang seperti Tedy Minahasa. Kalau sudah melibatkan tingkat Kapolda, membayangkan ke bawahnya ngeri. Ini suatu fenomena Gunung Es. Bahkan karena keuntungan bisnis ini menggiurkan, pemodalnya bisa siapa saja bahkan para pejabat. Cirebon sebagai kota pelabuhan tua, luput dari sorotan untuk jadi pintu gerbang utama narkoba dari cina masuk ke Jawa.
Namun pers dalam kasus ini ikut arus ke arah motif cinta yang memang renyah dan kriyuk di kalangan masyarakat. Juga mengangkat fenomena Geng Motor sebagai sampul guna menutupi kegiatan bisnis ilegal yang nilainya trilyunan.
Bahkan blowup klenik yang difilmkan laris manis di bioskop. Pihak pengusaha film meraup untung besar sekitar 130 milyar rupiah. Ditonton oleh lebih dari tujuh juta orang.
Hipotesa bisnis narkoba internasional melalui gerbang pelabuhan Cirebon dengan omzet mencengangkan, itu melibatkan petinggi-petinggi bahkan jendral bintang empat, partai politik, pembiayaan Pilpres-Pilkada. Sehingga pembunuhan terhadap Reski (Eky) bisa jadi hanya sinyal peringatan. Bahwa siapa pun tak bisa menghalangi jalannya bisnis haram ini.
Atau hipotesa kedua tentang skuad lama lawan skuad baru di dalam konstalasi pertarungan geng angkatan, yang dilatari oleh pertarungan partai politik di kepolisian kita. Tentu saja hal ini dikarenakan Pilpes telah menghasilkan presiden baru. Berita analisa harus mampu menemukan hipotesis yang kuat dari suatu peristiwa,
Dengan terlatih membuat berita analisa seperti kerangka di atas, ujar Abdul Munib, seorang wartawan akan terhindar dari frame yang dibuat oleh siapa pun termasuk oleh institusi resmi pemerintah.
Menurutnya, untuk menyingkap suatu realitas tentu tak cukup dengan hanya melalui realitas fisika atau fakta. Namun perlu mengedepankan pula kaidah logika serta kaidah filsafat metafisika. Disamping pula menggunakan tinjauan berbagai terminologi. Dari bersandar pada sumber-sumber ahli dan pakar, analisa berita akan punya warna yang lengkap.(amd)
Bagikan artikel ini



