Kadisdik Lepas 12 Peserta Program Adem Sekolah di Luar Papua
DEIYAI –Kementerian Dirjen Pendidikan Pusat mengeluarkan kebijakan program Afirmasi Pendidikan Menegah (Adem). Melalui program Adem di tahun 2022 di Kabupaten deiyai, sebanyak 12 siswa telah lulus seleksi program Adem.

DEIYAI –Kementerian Dirjen Pendidikan Pusat mengeluarkan kebijakan program Afirmasi Pendidikan Menegah (Adem). Melalui program Adem di tahun 2022 di Kabupaten deiyai, sebanyak 12 siswa telah lulus seleksi program Adem.
Kepala Dinas Pendidikan Deiyai, Nataniel Pekei, S.Pd, M.Pd, atas nama Bupati Deiyai, Ateng Edowai, pada tanggal 29 Juni 2022 di kantor Dinas Pendidikan Deiyai, secara resmi melepaskan ke-12 siswa peserta Adem.
Siswa peserta Adem akan melanjutkan sekolah di luar Papua, yakni di Provinsi Jawa Timur. Dengan biaya pemerintah pusat selama berada di bangku pendidikan di SMA maupun di SMK.
Seusai melepaskan peserta Adem, Nataniel Pekei, menyampaikan terima kasih kepada orang tua siswa. Dengan kesediaan orang tua melepaskan, menyerahkan kepada pemerintah untuk dapat menyekolahkan di tingkat SMA di luar Papua dengan biaya pemerintah pusat. Kadis pendidikan juga menyampaikan terimakasih kepada para siswa, tidak merasa ragu untuk melanjutkan pendidikan di luar Papua.
“Saya juga berpesan kepada para siswa, kalian pergi dengan kemampuan seadanya. Tetapi itu menjadi modal untuk kalian dapat lebih maju dengan menimba berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi di kota study sesuai keinginan dan kemampuannya, selama pendidikan di luar Papua. Demi meraih cita-cita kalian. Semoga Tuhan melindungi selama di bangku pendidikan kalian,” pesannya.
Dirinya berharap agar para siswa tidak lupa belajar, manfaatkan dengan baik waktu yang ada untuk meraih cita-cita. Agar nanti bisa menjadi manusia berguna bagi keluarga, gereja, dan kembali bangun daerah, sesuai dengan pengetahuan dan ilmu yang ditekuninya.
Orang tua siswa peserta Adem menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang memberi perhatian kepada anak-anak melalui bantuan pendidikan. Sehingga anaknya dapat bersekolah di luar Papua dengan biaya pendidikan pemerintah pusat melalui pemerintah daerah.
“Kami hanya sampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah, karena melalui program Adem ini kami punya anak akan dapat sekolah dengan biaya pemerintah sampai selesai pendidikan selama tiga tahun nanti,” ucapnya. (hbb)
Bagikan artikel ini



