NABIRE - Bertempat di halaman Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selasa (17/4), Kepala Dinas Pendidikan Daniel Maipon, SSTP melepaskan peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan peserta Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) untuk selanjutnya berlomba di tingkat Provinsi Papua.Peserta lombah OSN tingkat SMA yang diikuti oleh 27 siswa/siswi yang akan mengikuti OSN tingkat Provinsi Papua dengan 9 matapelajaran, sementara untuk LKS tingkat Sekolah Kejuruan (LKS) hanya 9 murid dan juga didampingi 9 orang guru pendamping.Dalam arahan singkat, Kepala Dinas Pendidikan mengatakan, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dapat maju dimana-mana karena adanya teknologi dan informatika yang berkembang begitu pesat hingga ke pelosok dan dapat dikenal oleh masyarakat.Sehingga di Kabupaten Nabire pada setiap tahun kita dapat mengirim peserta lomba OSN maupun LKS ke tingkat provinsi dan pada tahun 2017 lalu, salah seorang murid dari Nabire meraih prestasi gemilang pada urutan ke-3 tingkat nasional.Untuk itu, bagi peserta lomba LKS tingkat sekolah kejuruan atau SMK, perlu dipahami bahwa, pelajaran yang selama ini didapat secara teori harus pula sejalan dengan praktek di lapangan dan hal ini harus dibuktikan lewat lomba LKS ini.Jika selama ini orang lain telah mengetahui motto SMK di mana-mana “BISA”, maka kata bisa ini menjadi motivasi bagi 9 peserta yang mengikuti LKS ke tingkat provinsi dan harus maju dalam dunia pendidikan untuk lebih dikenal.Pada dunia pendidikan di 29 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Papua, Kabupaten Jayapura, Nabire danKabupaten Merauke selalu menjadi perhitungan, sehingga hikmat dan akal budi itu ada pada Tuhan, sekarang tugas kita semua jangan lupa berdoa kepada Tuhan.(des)