NABIRE - Bertempat di lapangan upacara Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Senin (2/7), Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Daniel Maipon, S.STP melepaskan 12 murid lulusan SMP/MTs asal Kabupaten Nabire yang akan melanjutkan pendidikan keluar Papua pada program Afirmasi Adik.Dalam arahan singkatnya Daniel Maipon mengatakan, dari 400an peserta lulusan SMP/MTs di Kabupaten Nabire pada tahun pelajaran 2018/2019 yang mengikuti tes Program Afirmasi tingkat kabupaten dan dari jumlah itu yang lulus ada 32 orang.Dari 32 orang peserta itu dapat dikirim lagi ke tingkat Provinsi Papua untuk diseleksi dan hasilnya yang lulus hanya 12 peserta saja, sehingga 12 orang yang lulus ini kita kirim lagi untuk mengikuti pendidikan pada tingkat SMA dan SMK di luar Provinsi Papua.Dan yang perlu dipahmi oleh anak-anak maupun orang tua murid bahwa program afirmasi ini hanya diberikan secara khusus bagi putra dan putri asli Papua lulusan SMP/MTs, yang tentunya direkrut dari masing-masing sekolah SMP/MTs yang ada di wilayah Kabupaten Nabire.Sehingga perekrutan yang dilakukan melalui nilai buku raport bagi putra dan putri yang tentunya mempunyai prestasi akademik, maka yang dipilih itu yang terbaik, dengan demikian anak-anak keluar Papua ini harus membawa nama baik keluarga, sekolah dan juga nama baik Kabupaten Nabire dan nama baik Provinsi Papua.“Maka anak-anak harus punya prinsip, saya keluar Papua tinggalkan orang tua dan kampung halaman, maka  harus membawa prestasi dan memberikan yang terbaik, untuk itu boleh tuntut ilmu yang tinggi–tinggi tetapi jangan lupa Tuhan, dimana kita berada dan melakukan aktifitas,” ujarnya.Dengan demikian maka cara yang lebih gampang kita berhubungan dengan Tuhan hanya lewat pujian dan doa yang selalu dapat kita naikan kepadaNya, agar Tuhan dapat menolong kita dan memberikan anak-anak kesehatan, umur panjang, berkat dan kepintaran agar kelak jadi orang yang cerdas untuk membantu dan menolong sesama kita.(des)