NABIRE - Mewakili Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Kabid IKAHH Diskoperindag Kabupaten Nabire, Yance Iji, membuka secara resmi kegiatan dua pelatihan industri, yakni industri pengolahan minyak Buah Merah dan pelatihan aneka produk hasil perikanan. Kegiatan itu merupakan kerja bareng antara Diskoperindag Kabupaten Nabire dengan PT. PLN Persero Rayon Nabire melaui Program CSR (Corporate Social Rensponsibility).Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari yakni 17 - 19 Oktober 2016 di Hotel Getz Nabire.Dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan Kabid IKAHH, Kadiskoperindag, Agus Bambang Wijarnako mengatakan, pengembangan sektor industri hampir selalu menjadi prioritas utama dalam rencana pembangunan negara-negara sedang berkembang.Menurut Agus Bambang, hal itu disebabkan karena sektor industri dianggap sebagai sektor pemimpin (The Leading Sector) yang mendorong perkembangan sektor lainnya, seperti sektor jasa dan pertanian.“Pengalaman pertumbuhan ekonomi jangka panjang di negara industri dan negara sedang berkembang menunjukan bahwa sektor industri secara umum tumbuh lebih cepat dibandingkan sektor pertanian,” ungkapnya.“Berdasarkan kenyataan ini tidak mengherankan jika peranan sektor industri semakin penting dalam berkembangnya perekonomian suatu negara termasuk Indonesia,” jelasnya.Dikatakan Agus, pertumbuhan industri tidak dapat berjalan sendiri, tetapi perlu dukungan dari berbagai pihak seperti halnya yang dilakukan oleh PT. PLN Persero Rayon Nabire, yang dengan penuh komitmen melaksanakan amanat UU Nomor 47 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, dimana perusahaan diwajibkan untuk menyisihkan 2% dari laba hasil keuntungan untuk meningkatkan pertumbuhan sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar dari dampak aktivitas kegiatan perusahaan.Menurut Kadiskoperindag, PT. PLN Persero Rayon Nabire telah melakukan kerja sama dengan Dinas Koperindag Kabupaten Nabire sejak tahun 2013 - 2016 melalui paket kegiatan dan bantuan peralatan dengan total anggaran mencapai Rp. 627.000.000..Dalam pembukaan itu disematkan tanda peserta yang diwakili dua orang masing-masing dari peserta pelatihan industri pengolahan minyak Buah Merah dan peserta industri aneka produk hasil perikanan oleh Manager PT. PLN Persero Rayon Nabire Oktovianus Pasuba. (iing elsa)