NABIRE - Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selpiana Magai, S.Si, mengakui bahwa terdapat sejumlah siswa/siswi SMP/MTs yang data Dapodiknya belum dinyatakan valid, sehingga Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire membangun komunikasi kembali dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nabire.

Dimana selaku Kabid meminta agar pihak dinas Dukcapil dapat menyinkronkan data antara Dapodik sekolah dan juga data Dapodik Dinas Pendidikan dan diharapkan semua data siswa/siswi yang belum falid ini akan selesai sebelum pengumuman hasil Ujian Akhir Seklah (UAS) bagi para peserta ujian yang dijadwalkan pada tanggal 2 Juni mendatang.

Untuk itu, selam tiga pekan lalu pihak Dinas Dukcapil Kabupaten Nabire telah maksimal bekerja untuk menyinkronkan data yang tidak falid menjadi falid dengan harapan setelah mendengar hasil UAS sudah bisa langsung dicetak ijazah dengan harapan tidak ada lagi yang bermasalah soal data yang telah ada di masing-masing sekolah.

Dikatakan Kabid SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selpiana Magai, kepada Papuapos Nabire Senin (19/5), di seputar Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, diharapkan sebelum pengumuman hasil ujian pada 2 Juni 2025, semua data sudah tidak ada lagi yang bermasalah.

Sehingga dalam kurun waktu singkat ini, dinas pendidikan dan para kepala-kepala sekolah SMP/MTs yang data siswanya belum falid dapat bekerja sama secara baik untuk melengkapi semua data Dapodik yang belum lengkap menjadi lengkap sebelum 30 Mei 2025. “Karena saat ini kita juga masih menunggu waktu pengumuman hasil pada 2 Juni mendatang,” ujarnya.

Untuk waktu pengumuman hasil UAS akhir tahun pelajaran 2024/2025, pada 2 Juni akan dilakukan secara bersamaan dengan Sekolah Dasar (SD/Mi) yang ada di wilayah Kabupaten Nabire sesuai dengan jadwal dan kalender pendidikan nasional yang telah berlaku secara nasional dari kKota Sabang hingga Merauke.(des)