Jumlah Subsidi Pupuk Turun, Disebabkan Ratusan Data Petani Raib?
NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pertanian Nabire menjelaskan, penurunan jumlah pupuk subsidi tahun 2024 di Nabire, disebabkan 1.460 data petani menghilang (baca; raib)?. Lantaran ditemukannya KTP dan KK palsu, melalui data kementerian terkait.

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pertanian Nabire menjelaskan, penurunan jumlah pupuk subsidi tahun 2024 di Nabire, disebabkan 1.460 data petani menghilang (baca; raib)?. Lantaran ditemukannya KTP dan KK palsu, melalui data kementerian terkait.
Sehingga sekarang ini, Dinas Pertanian Nabire bekerja sama dengan Dukcapil Kabupaten Nabire sedang memproses untuk pembenahan atau perbaikan data tersebut, dengan harapan dapat menaikkan kembali kuota pupuk berssubsidi.
Hal ini seperti diterangkan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nabire, Sumardi A,S,IP.,M.SI, ketika ditemui awak media ini Rabu (13/3/2024) di kantornya.
Sumardi menandaskan, pengurangan jumlah pupuk subsidi juga dikarrnakan, jumlah penduduk terus bertambah, sehingga wilayah pertanian menyempit. Ada pula lahan yang alih fungsi, seperti untuk biaya kesehatan, biaya pendidikan atau permodalan, sehingga beralih tangan sama orang lain yang bukan seorang petani.
Adapun untuk wilayah OAP, imbuhnya, belum ada tanah untuk dijadikan wilayah pertanian. Tahun 2023, subsidi pupuk 1 hektar 4 sak dan untuk 2024 masih belum bisa ditentukan.
Sementara itu, untuk pupuk non subsidi yang bersumber dari dana otonomi khusus, pupuk ini untuk petani Papua yang tidak terdaftar penerima subsidi, dikarnakan ada petani menetap ada juga petani yang berpindah-pindah.
Sumardi juga menambahkan, Kabupaten Nabire harus punya 'Brand', seperti dulu Nabire disebut kota singkong, terus berubah jadi kota jeruk, karena jeruk membutuhkan pupuk yang sangat banyak dan harganya murah. Maka sekarang jeruk mulai hilang di pasaran. Program tahun ini, Dinas Pertanian Nabire akan menanam kopi di wilayah pegunungan, seperti di daerah Dipa dan Menou, sehingga dalam waktu 5 tahun kedepan, Nabire dikenal dengan kota penghasil kopi.(amd)
Bagikan artikel ini



