MONEMANI - Ditengah Pasar Moanemani bau amis tak sedap menjadi langganan tetap dalam Kota Moanemani. Pedagang dan mama–mama penjual sayuran dan umbi–umbian karena tumpukan sampah belum biangkut Dinas Kebersihan dan Pemakaman Dogiyai.

Julukan Kota Moanemani berbunga kini berubah nama menjadi kota sampah. Mama–mama asal Kamu Moanemani yang setia membersihkan Kota Moanemani yang bersih sudah tidak tampak lagi. Sekarang yang kelihatan tumpukan sampah dalam karung putih berbau amis karena lama ditempat itu tak pernah dibuang.

Mince Boma, ketua kebersihan beberapa waktu lalu di Moanemani dirinya sudah melapor kepada Dinas Pemakaman dan Kebersihan. Truk pengakut sampah belum ada aksi. Wajib menjaga kerbersihan lingkungan agar Moanemani bersih dari sampah. 

“Kalau pemerintah belum serius tangani sampah yang akan bertanggungjawab siapa. Pedagang paguyuban termasuk pemerintah, saya sudah beritahu jaga Dogiyai berbunga,” ujar Nonce Boma. (don)