NABIRE - Curah hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari kemarin di Kabupaten Nabire, selain mengakibatkan banjir dibeberapa lokasi, juga menyebabkan terjadinya longsor di jembatan jalan poros Wanggar Pantai, akhir bulan September kemarin. Terkait hal ini, sempat dari pihak Pemerintah Kabupaten Nabire mengunjungi lokasi kejadian. Data yang dihimpun dan seperti dikutip dari laman media online, menyebutkan guna menindaklanjuti laporan warga, Pemkab Nabire yang diwakili langsung Asisten II Setda Nabire bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nabire, Otto Riskandar, dan Kepala BPBD Nabire, meninjau langsung lokasi longsor tersebut, Kamis (03/10) kemarin.Hal itu seperti dikatakan Purwanto, warga Kampung Yaro, yang juga staf di Distrik Yaro, kepada Nabire.net Kamis siang. Dalam kunjungan tersebut, selain meninjau lokasi longsor, Asisten II Setda dan Kadis PUPR Nabire dan rombongan juga berdiskusi dengan staf distrik.Menurut Purwanto, Kadis PUPR menyarankan kepada pihak Distrik Yaro agar membuat surat permohonan perbaikan jembatan atas nama Pemerintah Distrik (Pemdis) Yaro kepada Dinas PUPR.Nantinya penanganannya akan melibatkan instansi lain, yakni BPBD, atas persetujuan Bupati Nabire.Saat menghubungi Kepala Dinas PUPR, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas belum memberikan tanggapannya. Sebelumnya, Kadis PUPR mengatakan pada 29 September lalu bahwa dirinya akan melakukan pengecekan lokasi longsor bersama BPBD Nabire.Longsor yang terjadi di jembatan menuju Wanggar Pantai diakibatkan luapan Kali Wanggar, pasca hujan deras beberapa hari terakhir di Nabire.Menurut Purwanto salah seorang warga setempat, akses jembatan tersebut cukup dekat dengan pemukiman warga di Wanggar Pantai. Saat ini praktis hanya kendaraan roda dua yang bisa melintasi jalan tersebut walaupun ekstra hati-hati.Warga sendiri berharap agar pemerintah bisa memperhatikan hal ini, karena akses jembatan yang longsor sangat penting sebagai bagi warga baik yang ingin ke Wanggar Pantai maupun sebaliknya. (wan/ist)