NABIRE - Menjelang Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka yang direncanakan pada 31 Agustus 2021, Kepala Dinas Pendidikan meminta agar kepala sekolah dan dewan guru harus punya persiapan.

Sebab rencana KBM tatap muka ini bukan saja bagi jenjang pendidikan SMP/MTs dan SMA/SMK. Tetapi ini bagi semua satuan jenjang pendidikan mulai dari TK/Paud, SD, SMP, SMA dan SMK yang ada di Kabupaten Nabire.

Untuk itu kepala dinas meminta kepada Kepsek dan dewan guru harus mempunyai kesiapan sebaik mungkin. Mulai dari kesiapan guru, kesiapan Protokol Kesehatan (Prokes) hingga kesiapan peserta didik.

Diminta bagi satuan jenjang pendidikan TK/Paud dan SD hanya bisa melaksanakan KBM tatap muka dengan jumlah murid 30% dan jika memungkinkan bisa juga 50%.

“Walaupun KBM tatap muka tidak maksimal 100 % tetapi secara perlahan pasti bisa,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (23/8/21).

Sementara bagi satuan jenjang pendidikan SMP, SMA dan SMK yang jumlah muridnya banyak, bisa KBM tatap muka 50%. Sedangkan bagi sekolah yang jumlah murid kurang dari 20 orang murid bisa KBM tatap muka 100%.

Sedangkan bagi sekolah yang berada di daerah tertinggal, terluar dan terpencil dan sekoah di pinggiran yang masih zona hijau diharapkan dapat melaksanakan KBM tatap muka 100%.

“Dan pada pelaksanaan KBM tatap muka yang dijadwalkan mulai 31 Agustus 2021, diingatkan kepada Kepsek dan dewan guru agar jangan coba-coba  meninggalkan tempat tugas,” katanya.

Untuk itu diminta kepada masyarakat agar ikut mengawasi Kepsek dan guru yang dengan sengaja meninggalkan tempat tugas. Dan masyarakat juga diminta memberikan laporan ke dinas, jika ada kepsek dan guru yang tidak berada di tempat tugas. (des)