Jawab Kelukan Keamanan, JWW-AYO Siap Rekrut 3000 Satgas Penjaga Kota Nabire
NABIRE - Nabire dahulunya kota paling aman seantero tanah Papua, kini sering terjadi ketegangan sosial. Tidak nyaman lagi warga berakativitas karena terauma dengan rentetan peristiwa-peristiwa yang membuat tidak nyaman.

NABIRE - Nabire dahulunya kota paling aman seantero tanah Papua, kini sering terjadi ketegangan sosial. Tidak nyaman lagi warga berakativitas karena terauma dengan rentetan peristiwa-peristiwa yang membuat tidak nyaman.
Karti warga Satuan Pemukiman (SP) A, Kampung Wiraska, Distrik Yaro, Kabupaten Nabire mengatakan sosok pemimpin yang diinginkan oleh rakyat adalah pemimpin yang mampu menjamin stabilitas keamanan. Agar warga nyaman melakukan aktivitasnya masing-masing untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Ijin pa calon gubenur dan wakil gubernur. Sosok pemimpin yang kami (rakyat) inginkan itu tolong keamananya supaya kami juga merasa nyaman laksanakan kegiatan kami pa,” kata Karti mewakili warga Kampung Wiraska dalam acara tatap muka Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor Urut 1, John Wempi Wetipo dan Ausilius You bersama Relawan Jiwa Wibawa di SP A, Jumat (27/9/24).
Karti mengaku, lantantan marasa terauma dengan peristiwa-peristiwa sebelumnya sehingga tidak merasa nyaman dalam melakukan aktivitas mereka. “Kami di sini siap mendukung bapak berdua. Kami terauma dengan kejadian-kejadian tersebut, pak kalau nanti terpilih keamanannya tolong diperhatikan,” pinta Karti.
Keluhan yang sama disampaikan warga kepada Paslon JWW-AYO saat menghadiri Deklarasi Relawan Warga Trasmingrasi di Satuan Pemukiman (SP) C Kampung Bumi Mulia distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Jumat (27/9/24) siang.
Pintah warga tersebut disambut baik Calon Gubernur Provinsi Papua Tengah, John Wempi Wetipo. Kata JWW agar Nabire aman agar warga melakukan aktivitasnya dengan nyaman dia bersama wakilnya siap merekrut 3.000 Satgas penjaga Kota Nabire.
“Saya dan bapa You siap merekrut 3.000 Satgas penjaga Kota Nabire, ini satu dari sekian program untuk menjamin stabilitas keamanan daerah,” sahut JWW.
Imbuh JWW, 3.000 Satgas tersebut dalam perekrutannya akan dibagi dalam dua kategori yakni berijazah dan tidak berijazah. “Jadi 3.000 ini kita bagi dua, 1.500 kita rekrut yang tidak ada ijazah dan 1.500 lagi untuk mereka yang punya ijazah,” bebernya.
Menurut JWW, program yang bakal diterapkan pihaknya tidak hanya untuk menjaga stabilitas Kamtibmas. Tetapi juga sebuah program dalam rangka mengurangi penganguran.
“Jadi program ini sama dengan istila mina padi (sekali tanam dua kali panen), satu program tapi manfaatnya dua yaitu jaga stabilitas Kamtibmas dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi pengangguran,” jelas JWW disambut tepuk tangan meriah.
Di kesempatan yang sama, Calon Wakil Grubenur Papua Tengah, Ausilius You mengatakan, seperti yang disampaikan calon gubernur agar terlaksana masyarakat harus mendukung dalam doa dan pastikan diri masing-masing pada tanggal 27 November mendatang di bilik suara coblos nomor urut 1.
“Saudara saudariku tidak bosan-bosan mendengarkan apa yang disampaikan oleh gubernur kita dan supaya program yang baik ini terlaksana mohon dukungan doa dan datang ke TPS coblos nomor urut satu. Kita satu dalam keberagaman, kita satu hati, kita satu tujuan untuk perubahan dan kesajahteraan,” pungkas AYO. (ey)
Bagikan artikel ini



