Jaring Aspirasi, Anggota DPRP Gelar Pertemuan Bersama Masyarakat
SUGAPA - Dewan Perwakilan Rakyat baik itu pusat, provinai maupun kabupaten/kota, salah satu tugasnya adalah menjaring aspirasi masyarakat. Hal itu juga dilaksanakan anggota Komisi A DPRP Papua Harun Agimbau saat melaksanakan kunjungan kerjanya di salah satu daerah pemilihan
Bagikan
SUGAPA - Dewan Perwakilan Rakyat baik itu pusat, provinai maupun kabupaten/kota, salah satu tugasnya adalah menjaring aspirasi masyarakat. Hal itu juga dilaksanakan anggota Komisi A DPRP Papua Harun Agimbau saat melaksanakan kunjungan kerjanya di salah satu daerah pemilihanya yakni Kabupaten Intan Jaya.
Guna mendengar dan menjaring aspirasi, anggota Komisi A DPRP tersebut menggelar pertemuan dengan masyarakat Kabupaten Intan Jaya. Pertemuan itu dilangsungkan di Kantor Distrik Sugapa, Selasa (5/3). Pertemuan itu dihadiri Kepala Distrik Sugapa, Yosias Duwitau, Kapolsek Sugapa, Ipda. PD. Siagian, perwakilan Danramil Sugapa, kepala suku, tokoh adat, agama, perempuan, pemuda dan tokoh masyarakat serta kaum intelektual.
Dikatakan Harun Agimbau, kedatangannya ke Intan Jaya dalam rangka kunjungan kerja DPRP, wakil rakyat Papua dari Dapil V. Sebenarnya ada beberapa anggota DPRP dari Dapil V, namun karena ada kesibukan tidak bisa hadir sama-sama. Dan atas nama teman-teman yang beum bisa hadir meminta maaf.
“Tujuan kedatangan kami anggota DPRP Dapil V melaksanakan Kunker, turun langsung bertemu konsituen di Kabupaten Intan Jaya untuk mendengar, menerima dan menampung aspirasi, usulan-usulan. Kami turun ke lapangan juga dalam rangka melaksanakan fungsi kontrol terhadap sarana, prasarana yang telah dibuat oleh pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan untuk melihat kondisi keamanan di Kabupaten Intan Jaya,” terangnya.
Sejumlah Aspirasi Diusulkan Masyarakat
Sementara itu sejumlah aspirasi diusulkan oleh masyarakat, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, kepala suku, dan kaum intelektual.
Namun dari sejumlah usulan itu bidang pendidikan, kesehatan dan sarana dan prasarana jalan dan jembatan yang menghubungkan distrik-distrik dengan ibukota kabupaten serta peningkatan perekonomian rakyat Kabupaten Intan Jaya menjadi topik utama.
Dibidang pendidikan, disamping sarana dan prasarana, masyarakat meminta agar para guru selalu berada ditempat tugas alias aktif dalam mengajar. Bidang kesehatan, masyarakat meminta agar pemerintah Kabupaten Intan Jaya serius dalam menangani penyakit yang melanda masyarakat Kabupaten Intan Jaya.
Untuk sarananya, masyarakat meminta agar Puskesmas dijadikan dan dibangun rumah sakit. Bidang sarana jalan, masyarakat meminta agar jalan dan jembatan utamanya yang menghubungkan distrik-distrik ke ibukota Sugapa diperbaiki dan dibangun agar masyarakat yang berada di daerah terpencil, distrik-distrik, kampung-kampung mendapatkan akses. Disamping itu juga masyarakat meminta agar diseluruh distrik di Kabupaten Intan Jaya dibangun lapangan terbang.
Bidang peningkatan perekonomian, masyarakat meminta agar pasar yang telahh dibangun segera dioperasikan.
Lebih khusus terkait masalah keamanan, Harun Agimbau mengatakan bahwa Intan Jaya sebagai kabupaten yang mendapat predikat nomor 3 di Seluruh Indonesia dan nomor 1 di Provinsi Papua telah mendapat apresiasi dari Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudoyono dan Gubernur Papua telah menyatakan bahwa Intan Jaya merupakan kabupaten yang luar biasa dalam hal kondisi daerah yang aman, hubungan yang harmonis antara masyarakatnya serta pembangunan yang begitu cepat.
Sehingga, menurut anggota DPRP yang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Paniai selama 2 periode itu, kondisi kemanan dan ketertiban perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
“Menjaga keutuhan NKRI dengan keanekaragaman dan dinamika nya sangat penting, menjaga nama baik daerah juga demikian seperti yang telah masyarakat Kabupaten Intan Jaya perlihatkan hingga saat ini. Masuk daerah ini tidak boleh ada indikasi lain dan bila ada hal-hal yang mencurigakan segera dilaporkan kepada pihak yang berwajib. Berbuatlah yang baik bagi kepentingan Intan Jaya dan generasi yang akan datang, ” ungkapnya.
“Saya yakin rakyat Kabupaten Intan Jaya menerima dan mendukung pemerintah Kabupaten Intan Jaya dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati untuk melaksanakan program-programnya dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Intan Jaya. Masyarakat tidak boleh mendengar isu-isu yang tidak bertanggungjawab, terseret dalam arus globalisasi negatif. Masyarakat harus menerima dan mendukung dengan penuh kesadaran dalam membangun Intan Jaya,” tandasnya.
Harus Agimabu meminta dari perbuatan-perbuatan yang sifatnya merusak, baik terhadap fasilitas umum, publik maupun fasilitas lainnya.
Harun juga meminta agar masyarakat berhati-hati dalam menyaring perkembangan jaman yang begitu cepat. Hal yang kurang baik semestinya dihindari dan ditolak darimana pun datangnya.
Dirinya juga meminta agar perkembangan budaya di jaman modern tidak sampai melupakan budaya daerah/asli. Budaya-budaya Papua utamanya budaya asli Intan Jaya harus terus dipelihara dan dilestarikan.
Secara garis besar, seusai pertemuan kepada Papuapos Nabire, Harun Agimbau mengatakan bahwa dalam pertemuan masyarakat Kabupaten Intan Jaya mengusulkan sejumlah aspirasi sebagai usulan kepada DPRP sebagai wakil rakyat di provinsi. Antara lain jalan umum dari Intan Jaya-Paniai, Intan Jaya-Ilaga Puncak. Meminta kepada pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan serta peningkatan perekonomian daerah.
Bagikan artikel ini


