NABIRE - Melihat grafis jumlahnya siswa-siswi SMP Negeri 6 Nabire yang terletak di Kampung Samabusa Distrik Teluk Kimi, yang awalnya hanya 255 orang murid dan kini setelah hadirnya kepala sekolah Beyor Wakur, S.Or,MA, sehingga jumlah murid kini sudah bertambah menjadi 302 murid. Kenaikan jumlah murid yang begitu dratis dengan bertambahnya pembangunan sejumlah fasilitas pendidikan baik itu gedung hingga meubeler serta bantuan sarana komputer yang hilang dicuri maling atau orang tak bertanggung jawab, sehingga untuk menjaga asset pendidikan ini dibutuhkan pagar keliling halaman sekolah dan juga kopel atau rumah guru.Sehingga dari rumah guru yang ada bisa ditempati, sekaligus sebagai penjaga sekolah dikala tidak ada aktifitas belajar. Sebab dari data kepala-kepala sekolah terdahulu ada sejumlah komputer hilang, dengan demikian kopel atau rumah guru dan pembangunan pagar menjadi sangat penting demi pengamanan asset sekolah.Demikian dikatakan Kepala SMPN 6 Nabire Beyor Wakur, kepada Papuapos Nabire, Selasa (4/10) di ruang kerjanya seraya menambahkan, jumlah murid yang semakin drastis meningkat jumlah, maka juga dibutuhkan tingkat pengamanan terhadap asset sekolah, sehingga di SMPN 6 Nabire yang berada di Kampung Samabusa Distrik Teluk Kimi saat ini sangat membutuhkan rumah guru dan pembangunan pagar keliling halaman sekolah.Lanjut dikatakan Beyor, bukan saja peningkatan jumlah murid di SMPN 6, akan tetapi kini ada penambahan ruangan kelas, yang sebelum dirinya menjabat kepala sekolah hanya 9 ruangan kelas,namun dengan dukungan semua teman-teman guru, kini sudah berjumlah 11 ruang kelas.Sehingga dari 302 jumlah murid SMPN 6 Nabire, dibagi 30 murid per kelas atau per rombongan belajar dan selaku kepala sekolah bersama dewan guru telah optimis jumlah siswa akan terus meningkat, namun diharapkan adanya dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire soal pembangunan sarana ruangan kelas baru.Dengan adanya penambahan jumlah murid setiap tahunnya sesuai hasil lulusan SD dan bisa diterima di SMP N 6 Nabire, asalkan adanya perhatian yang serius dari pemerintah soal ruangan belajar serta perangkat belajar lainnya. Karena pihak sekoah telah siap menerima murid sebanyak-banyaknya akan, tetapi sarana ruangan kelas menjadi faktor utama penunjang kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMP N 6 Nabire. (des)