J. Matakena Jabat Plt Inspektorat Deiyai

DEIYAI – Bupati Deiyai Melkianus Mote resmi menunjuk J. Matakena sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Inspektorat Kabupaten Deiyai menggantikan Amerius Douw. Pergantian tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat fungsi pengawasan dan meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.
Penunjukan disampaikan langsung Bupati Melkianus Mote dalam pertemuan bersama jajaran Inspektorat Kabupaten Deiyai yang digelar di ruang rapat Inspektorat, berdasarkan keputusan tertanggal 8 Juli 2026.
Dalam arahannya, bupati menyampaikan bahwa mulai saat itu J. Matakena dipercaya memimpin Inspektorat sebagai pelaksana tugas, sementara Amerius Douw mendapat penugasan baru sebagai staf ahli.
Melkianus Mote meminta seluruh aparatur dan auditor Inspektorat menjaga kekompakan serta membangun budaya kerja kolektif dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
"Inspektorat harus bekerja secara kolektif, saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri. Yang kita bangun adalah kerja sama untuk kemajuan Kabupaten Deiyai," tegasnya.
Bupati mengungkapkan, setelah hampir setahun memimpin Kabupaten Deiyai, ia menilai Inspektorat memiliki peran yang sangat strategis dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
"Selama memimpin Deiyai saya melihat Inspektorat memiliki fungsi yang sangat penting dalam melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pengelolaan keuangan daerah di seluruh OPD," ujarnya.
Karena itu, ia menegaskan akan memberikan perhatian khusus terhadap penguatan lembaga tersebut, bahkan berencana menjadikan Kantor Inspektorat sebagai salah satu pusat koordinasi dalam mengawal peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan.

Melkianus juga mengingatkan seluruh pegawai agar meningkatkan profesionalisme, disiplin, dan produktivitas kerja. Ia menegaskan tidak akan mentolerir aparatur yang mengabaikan tugas atau menciptakan kelompok-kelompok yang mengganggu soliditas organisasi.
"Siapa pun yang melalaikan tugas atau menciptakan kubu-kubu di lingkungan kerja, saya tidak akan ragu mengambil tindakan, termasuk melakukan mutasi," tegasnya.
Selain penguatan sumber daya manusia, Bupati Deiyai juga mendorong peningkatan sarana kerja. Menurutnya, setiap staf dan auditor Inspektorat perlu didukung dengan perangkat kerja yang memadai, termasuk kepemilikan laptop sebagai fasilitas utama dalam menjalankan tugas pengawasan.
"Tugas auditor sangat bergantung pada penggunaan komputer atau laptop. Karena itu, ke depan saya berharap seluruh staf memiliki perangkat kerja yang dapat menunjang pelaksanaan tugas secara maksimal," katanya.
Melalui pergantian kepemimpinan tersebut, Pemerintah Kabupaten Deiyai berharap fungsi pengawasan internal semakin efektif sehingga mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan akuntabel. (hbb)
Bagikan artikel ini



